get app
inews
Aa Text
Read Next : Viral Video Wali Kota Diancam Golok saat Tertibkan PKL Bekasi, Begini Reaksi Tri Adhianto

Bikin Adem, Wali Kota Bekasi Pilih Maafkan Pedagang yang Sempat Todongkan Golok

Selasa, 10 Februari 2026 | 17:05 WIB
header img
Insiden ketegangan yang melibatkan seorang pedagang es kelapa di Teluk Pucung, Bekasi Utara, dengan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, berakhir dengan jalan damai. Foto: Istimewa

BEKASI, iNewsBekasi.id – Insiden ketegangan yang melibatkan seorang pedagang es kelapa di Teluk Pucung, Bekasi Utara, dengan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, berakhir dengan jalan damai.

Pedagang yang sempat mengacungkan senjata tajam jenis golok ke arah Wali Kota tersebut dipastikan tidak akan diproses secara pidana. Langkah ini diambil setelah Tri Adhianto secara pribadi mendorong agar penegakan hukum dilakukan melalui pendekatan persuasif ketimbang jalur hukum formal.

Wakasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Deddy Iskandar, mengonfirmasi bahwa kepolisian tidak melanjutkan perkara ini ke tahap pidana.

Keputusan tersebut didasari oleh adanya permintaan maaf yang tulus dari pelaku serta arahan langsung dari Wali Kota untuk mengedepankan pembinaan. Menurut Deddy, kedua belah pihak telah mencapai kesepakatan untuk menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan.

Tri Adhianto menegaskan bahwa dirinya dan jajaran Pemerintah Kota Bekasi tidak akan membuat laporan resmi ke kepolisian atas kejadian tersebut. Sebagai kepala daerah, ia memandang peristiwa ini dari sudut pandang pembinaan masyarakat, bukan represif.

Ia merasa perlu menyadarkan warganya dengan cara yang lebih halus karena menganggap setiap warga adalah bagian dari saudara yang mungkin sedang berada dalam kondisi emosional tertentu.

Peristiwa ini sendiri bermula saat Pemerintah Kota Bekasi sedang melaksanakan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di wilayah Teluk Pucung. Kejadian tersebut sempat terekam kamera dan viral di media sosial, memperlihatkan petugas Satpol PP yang tengah menertibkan kotak besi penyimpanan kelapa di pinggir jalan.

Di tengah proses pembongkaran itulah, seorang pria berbaju merah muncul dengan membawa sebilah golok karena merasa tidak terima dengan tindakan petugas, sebelum akhirnya situasi berhasil dikendalikan tanpa menimbulkan korban jiwa.

Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut