Waspada Modus Polisi Gadungan: Motor Ojek di Kramat Jati Dibawa Kabur Pria Ngaku Kasat Narkoba
JAKARTA, iNewsBekasi.id - Aksi penipuan dengan modus mengaku sebagai anggota kepolisian kembali memakan korban di Kramat Jati, Jakarta Timur. Seorang tukang ojek pengkolan harus kehilangan sepeda motornya setelah teperdaya oleh seorang pria yang mengaku sebagai Kasat Narkoba Polda Metro Jaya.
Peristiwa yang diduga melibatkan unsur hipnotis ini bermula saat pelaku menyetop korban di sekitar SPBU Makasar dan meminta diantar ke Polsek Makasar dengan dalih sedang menjalankan tugas negara menangkap bandar narkoba.
Untuk memuluskan aksinya, pelaku menjanjikan ongkos ojek sebesar tiga ratus ribu rupiah, sebuah angka yang jauh di atas tarif normal sehingga membuat korban tertarik dan percaya tanpa curiga. Setelah sempat mendatangi area Polsek Makasar, pelaku kemudian mengarahkan korban menuju Jalan Langgar di Kelurahan Kramat Jati.
Di lokasi inilah pelaku melancarkan akal bulusnya dengan meminjam sepeda motor korban dengan alasan ingin mengejar target operasi narkoba secara diam-diam agar tidak mencolok.
Tanpa prasangka sedikit pun, korban menyerahkan kunci kendaraannya kepada pelaku. Namun, setelah ditunggu dalam waktu yang lama, pria yang mengaku perwira tersebut tidak pernah kembali dan justru membawa kabur sepeda motor milik korban. Korban baru menyadari dirinya telah menjadi korban penipuan setelah pelaku menghilang dari pandangan mata.
Menanggapi laporan tersebut, Kanit Reskrim Polsek Kramat Jati, AKP Fadoli, menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan intensif untuk memburu pelaku. Saat ini, tim penyidik telah memeriksa dua orang saksi di lokasi kejadian guna mengidentifikasi ciri-ciri pelaku.
Polisi juga mendalami keterkaitan kejadian ini dengan laporan serupa di wilayah Jakarta Timur guna memastikan apakah pelaku merupakan bagian dari sindikat spesialis polisi gadungan.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta