get app
inews
Aa Text
Read Next : Presiden Prabowo Pimpin Pemakaman Militer Try Sutrisno di TMP Kalibata

120 Juta Motor Bensin di Indonesia Bakal Dikonversi Jadi Motor Listrik, Ini Rencananya

Jum'at, 06 Maret 2026 | 15:14 WIB
header img
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Foto/Istimewa

JAKARTA, iNewsBekasi.id– Pemerintah mempercepat transisi energi di sektor transportasi dengan mendorong penggunaan kendaraan listrik secara lebih masif. Presiden Prabowo Subianto disebut memberikan arahan agar konversi kendaraan berbahan bakar minyak ke kendaraan listrik dipercepat, khususnya pada sepeda motor.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan jumlah sepeda motor berbahan bakar bensin di Indonesia saat ini mencapai sekitar 120 juta unit, sehingga menjadi fokus utama dalam program konversi kendaraan listrik nasional.

“Kendaraan bermotor kita yang 120 juta motor yang memakai bensin, kita akan mencoba bertahap untuk melakukan konversi ke motor listrik,” ujar Bahlil dalam keterangannya kepada awak media, dikutip Jumat (6/3/2026).

Program Konversi Motor Listrik Sudah Berjalan

Bahlil menjelaskan, program konversi sepeda motor dari bahan bakar bensin menjadi motor listrik sebenarnya sudah berjalan dalam beberapa tahun terakhir.

Setiap tahun, pemerintah mampu mengonversi sekitar 200.000 unit sepeda motor melalui program tersebut.

Seiring perkembangan teknologi, biaya konversi motor listrik juga semakin terjangkau sehingga diharapkan dapat mempercepat adopsi kendaraan listrik oleh masyarakat.

“Sekarang kan sudah mulai ada teknologi yang lebih murah, jadi mungkin sekitar 5-6 juta (rupiah), jadi semakin ke sini semakin murah,” katanya.

Pemerintah Siapkan Skema Dukungan Konversi Motor

Untuk mempercepat implementasi program tersebut, pemerintah juga tengah menyiapkan berbagai skema dukungan dan insentif bagi masyarakat yang ingin mengonversi kendaraan bermotornya menjadi motor listrik.

Langkah ini diharapkan mampu mengurangi beban biaya yang harus ditanggung masyarakat.

“Pemerintah bisa hadir bersama-sama dalam mengurangi beban mereka dalam konversi,” kata Bahlil.

Percepatan penggunaan kendaraan listrik merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam mendukung transisi energi nasional.

Selain mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak (BBM), kebijakan ini juga bertujuan menekan beban subsidi energi serta mendorong penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan di sektor transportasi.

Dengan jumlah sepeda motor yang sangat besar di Indonesia, pemerintah menilai konversi kendaraan listrik dapat menjadi salah satu langkah strategis untuk mempercepat pengurangan emisi sekaligus meningkatkan efisiensi energi nasional.

Editor : Wahab Firmansyah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut