get app
inews
Aa Text
Read Next : Pemkab Bekasi Siapkan 18 Pos Mudik Lebaran, Ini Daftar Lokasinya

Hadapi Lonjakan Logistik Lebaran, Bea Cukai Tanjung Priok Andalkan Teknologi AI

Jum'at, 13 Maret 2026 | 21:04 WIB
header img
Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama saat meninjau KPU Bea Cukai Tanjung Priok. Foto/Istimewa

JAKARTA, iNewsBekasi.id – Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai Djaka Budi Utama melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Tanjung Priok untuk memastikan kelancaran arus logistik nasional menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Kunjungan tersebut juga bertujuan mengevaluasi efektivitas pelayanan serta pengawasan di pelabuhan tersibuk di Indonesia tersebut, khususnya dalam menghadapi lonjakan aktivitas perdagangan menjelang Lebaran.

Dalam kunjungan itu, Djaka didampingi sejumlah direktur teknis. Mereka meninjau langsung sejumlah titik strategis, mulai dari Main Office, TPFT Graha, hingga Longroom, guna memastikan kesiapan sistem pelayanan dan personel di lapangan.

Kepala KPU Bea Cukai Tanjung Priok Adhang Noegroho Adhi mengatakan, arus barang menjelang Lebaran diperkirakan akan mengalami peningkatan signifikan atau high load.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihaknya terus mengoptimalkan penggunaan teknologi Trade AI dalam penetapan Surat Penetapan Tarif dan Nilai Pabean (SPTNP).

"Meskipun masih dalam tahap penyempurnaan, penggunaan AI diharapkan mampu meminimalisir kesalahan umum seperti salah tarif, nilai, jumlah, maupun jenis barang," katanya, Jumat (13/3/2016).

Adhang menambahkan, Direktorat IKC dan Direktorat KI berkomitmen menginventarisasi berbagai aplikasi mandiri dari unit vertikal agar dapat dikembangkan menjadi aplikasi nasional.

Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan efisiensi anggaran sekaligus mendorong standarisasi pelayanan di lingkungan Bea Cukai.

Sementara itu, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama memberikan penekanan khusus pada pentingnya integritas dalam menjalankan tugas.

Djaka menginstruksikan agar fungsi Kepatuhan Internal (KI) diperkuat sebagai langkah pencegahan terhadap praktik korupsi di lingkungan kerja.

"Selama Saudara bekerja secara profesional dan tidak mengambil keuntungan pribadi dari pekerjaan tersebut, instansi akan memberikan pendampingan penuh jika terjadi pemeriksaan oleh aparat pengawas," tegas Djaka.

Ia juga mendorong percepatan digitalisasi pelayanan untuk meminimalisir potensi gratifikasi serta menghindari pemberian perlakuan khusus kepada pengusaha atau forwarder tertentu.

"Kepala kantor wajib melakukan mitigasi cepat terhadap isu-isu negatif yang dapat merusak citra organisasi," ujarnya.

Djaka memastikan pelayanan kepabeanan di Pelabuhan Tanjung Priok akan tetap berjalan tanpa henti selama periode peningkatan arus logistik menjelang Lebaran.

Menurutnya, sistem pergantian petugas atau shifting telah diatur secara optimal agar arus barang tidak terhambat dan tidak menimbulkan kerugian bagi para pengguna jasa.

"Kami membuka peluang untuk mengerahkan bantuan personel dari kantor pusat jika terjadi penumpukan barang yang luar biasa di lapangan," katanya.

Editor : Wahab Firmansyah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut