get app
inews
Aa Text
Read Next : Pemerintah Jaga Stabilitas BBM Saat Mudik Lebaran 2026, Pasokan Aman di Tengah Tekanan Global

Usai Lebaran, 12 Ribu Pendatang Baru Diprediksi Serbu Jakarta

Minggu, 29 Maret 2026 | 13:02 WIB
header img
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: iNews.id/Refi)

JAKARTA, iNewsBekasi.id– Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memprediksi sekitar 10.000 hingga 12.000 pendatang baru akan masuk ke ibu kota usai Lebaran 2026. Mereka diperkirakan merupakan warga yang ikut kembali ke Jakarta bersama para pemudik.

"Jadi data yang ada sampai dengan hari ini, kami memprediksi memperkirakan akan ada kenaikan kurang lebih pemudik yang ikut saudaranya balik ke Jakarta kurang lebih 10.000-12.000 (orang)," kata Pramono di Jakarta Pusat, Jumat (27/3/2026).

Meski begitu, Pramono menegaskan angka tersebut masih bersifat sementara dan belum final. Prediksi ini disusun berdasarkan tren arus balik Lebaran tahun ini.

"Tetapi ini belum final ya, nanti kita lihat data yang ada karena kenapa ini bisa disimpulkan seperti itu dari tren orang booking kendaraan atau pun juga yang ikut dengan keluarganya dan sebagainya," ucap dia.

Pramono menyatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak mempermasalahkan kedatangan pendatang baru. Ia menegaskan bahwa Jakarta terbuka bagi siapa saja yang ingin mengadu nasib.

Namun demikian, ia mengingatkan agar para pendatang mempersiapkan diri secara matang sebelum datang ke ibu kota, terutama dalam hal pekerjaan dan tempat tinggal.

"Jakarta tidak ada operasi yustisia, tetapi Jakarta tentunya meminta siapa pun yang ingin mengadu nasib bekerja di Jakarta mereka harus mempersiapkan diri," tuturnya.

Fenomena lonjakan pendatang baru usai Lebaran memang kerap terjadi setiap tahun, seiring arus balik pemudik yang membawa anggota keluarga atau kerabat ke Jakarta untuk mencari peluang kerja.

Editor : Wahab Firmansyah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut