Lansia Warga Tambun Selatan Korban Penyiraman Air Keras Meninggal Dunia, Pelaku Dendam Sejak 2018
BEKASI, iNewsBekasi.id – Tri Wibowo (54), staf PC KEP KSPSI Kabupaten Bekasi yang menjadi korban penyiraman air keras di Tambun Selatan, dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (26/4) pagi. Korban mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif dan operasi pencangkokan kulit di rumah sakit.
Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea, mengonfirmasi bahwa penyebab wafatnya korban adalah pendarahan pasca-operasi. "Keluarga besar KSPSI berduka mendalam dan berharap kasus ini diusut tuntas hingga ke motif terdalamnya," ujar Andi Gani.
Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni, membenarkan kabar meninggalnya korban.
“Ya betul,” ujarnya.
Adapun peristiwa yang menimpa Tri Wibowo (54) itu terjadi pada saat hendak menunaikan salat subuh di Perumahan Bumi Sani Permai, Desa Setia Mekar, Tambun Selatan, Senin (30/3/2026) dini hari.
Polres Metro Bekasi juga menangkap tiga orang berinisial PBU (29), MS (28) dan SR (23), pelaku penyiraman air keras terhadap korban.
Aksi tersebut dipicu dendam pribadi pelaku utama, PBU (29), yang sudah berlangsung sejak lama.“Motif (pelaku) sakit hati dan dendam terhadap korban,” kata Sumarni dalam konferensi pers, Jumat (3/4/2026).
Dendam pelaku PBU terhadap korban sudah berlangsung sejak tahun 2018. Saat itu, PBU masih bekerja sebagai ojek online dan tinggal bersebelahan dengan korban.
“Tersangka kesal dengan korban karena merasa direndahkan dengan pekerjaannya sebagai ojol. Kedua sekitar tahun 2019 korban menutup bak sampah yang terletak didepan rumah tersangka dengan menggunakan POT Bunga sehingga tidak bisa digunakan,” ujar dia.
Dendam terakhir muncul di tahun 2025. Saat itu pelaku yang tengah salat berjamaah di musholla, korban melihatnya dengan tatapan yang sinis.
“Terakhir sekitar tahun 2025 pada saat bertemu bersama sholat berjamaah di musholla korban menatap tersangka dengan tatapan mata yang sinis sehingga membuat tersangka tersinggung,” ungkapnya.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar