Usai Kecelakaan Kereta, Pemkot Bekasi Siagakan Petugas di Pelintasan Bulak Kapal
BEKASI, iNewsBekasi.id – Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Perhubungan (Dishub) akan menyiagakan petugas di sejumlah perlintasan sebidang. Kebijakan ini diambil menyusul insiden tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di kawasan Bekasi Timur.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, penempatan personel difokuskan di perlintasan sebidang wilayah Bulak Kapal selama proses pembangunan flyover berlangsung. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi untuk menjaga keselamatan masyarakat sekaligus memastikan kelancaran arus lalu lintas.
“Selama pengerjaan flyover, kami akan siagakan personel di pelintasan sebidang, terutama di titik-titik rawan. Ini untuk memastikan masyarakat tetap aman saat melintas,” ujar Tri Adhianto, Kamis (30/4/2026).
Menurutnya, pembangunan flyover Bulak Kapal berpotensi meningkatkan kepadatan kendaraan serta risiko kecelakaan di perlintasan sebidang. Oleh karena itu, kehadiran petugas Dishub akan difokuskan untuk mengatur lalu lintas dan meminimalisir potensi gangguan di lapangan.
Selain menempatkan personel, Dishub juga akan melakukan penataan sementara di area perlintasan. Langkah tersebut meliputi pemasangan pembatas (barrier) serta penambahan rambu-rambu lalu lintas guna memperjelas jalur aman bagi pengguna jalan.
Tak hanya itu, Dishub bersama Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bekasi tengah menyiapkan sistem peringatan berbasis suara. Sistem ini dirancang untuk memberikan alarm beberapa saat sebelum kereta melintas, sehingga masyarakat memiliki waktu yang cukup untuk merespons dan meningkatkan kewaspadaan.
Dengan langkah-langkah ini, Pemkot Bekasi berharap keselamatan di perlintasan sebidang dapat lebih terjaga, terutama di tengah proyek infrastruktur yang sedang berjalan.
Editor : Wahab Firmansyah