get app
inews
Aa Text
Read Next : Heboh di Media Sosial, Tentara Israel Pasang Spanduk di RS Indonesia Gaza

Serangan di Betlehem! Pasukan Israel Serang Warga Kristen saat Rayakan Hari Santo Georgius

Rabu, 06 Mei 2026 | 13:20 WIB
header img
Ilustrsai pasukan Israel menyerang warga Kristen Palestina yang merayakan hari keagamaan di Betlehem, Tepi Barat, Selasa (5/5) malam (Foto: Reuters)

TEPI BARAT, iNewsBekasi.id – Ketegangan kembali terjadi di wilayah Tepi Barat. Pasukan Israel dilaporkan menyerang warga Kristen Palestina yang tengah merayakan Hari Santo Georgius di Kota Al Khader, Betlehem, Selasa (5/5/2026) malam.

Insiden terjadi saat ratusan warga melakukan ritual jalan kaki sebagai bagian dari tradisi keagamaan. Kantor berita Palestina, WAFA, melaporkan bahwa pasukan Israel menembakkan gas air mata dan granat kejut ke arah peserta perayaan.

Komunitas Bulan Sabit Merah Palestina menyebutkan bahwa petugas medis mengevakuasi sedikitnya satu korban luka ke rumah sakit setelah mengalami pemukulan di dalam Biara Santo Georgius.

Aktivis lokal, Ahmad Salah, mengatakan bahwa perayaan tersebut dihadiri ratusan warga dari berbagai latar belakang, baik Muslim maupun Kristen.

“Acara tersebut dihadiri penduduk desa dari komunitas Muslim dan Kristen dan dianggap sebagai acara musiman dan pariwisata penting bagi daerah tersebut,” ujarnya kepada Anadolu.

Tradisi Keagamaan yang Diikuti Lintas Komunitas

Perayaan Hari Santo Georgius, yang juga dikenal sebagai Eid Al Khader, merupakan tradisi tahunan yang berlangsung setiap 5–6 Mei. Gereja-gereja yang mengikuti kalender Timur di Betlehem, Beit Sahour, dan Beit Jala menggelar ibadah dan doa bersama.

Menariknya, sebagian umat Muslim juga ikut berpartisipasi dalam perayaan tersebut, menjadikannya sebagai simbol kebersamaan lintas agama di wilayah tersebut.

Ritual dimulai dengan perjalanan berjalan kaki tanpa alas dari rumah warga di Betlehem menuju biara milik Gereja Ortodoks Yunani. Biara tersebut dibangun pada tahun 1600 dan dipugar pada 1912.

Dalam tradisi Kristen, Santo Georgius diyakini sebagai sosok yang membunuh naga dan kemudian menetap di desa yang kini menyandang namanya, setelah meninggalkan kota asalnya, Lod.

Tuai Kritik Dunia Internasional

Insiden penyerangan ini menambah daftar panjang ketegangan yang melibatkan tempat ibadah dan simbol-simbol keagamaan Kristen di kawasan tersebut.

Beberapa kasus sebelumnya juga menuai perhatian internasional, di antaranya penghancuran patung Yesus Kristus di Lebanon selatan oleh pasukan Israel. Selain itu, aparat Israel juga dilaporkan pernah mencegah Patriark Latin Yerusalem, Pierbattista Pizzaballa, memasuki Gereja Makam Suci di Yerusalem Timur saat perayaan Paskah.

Peristiwa ini memicu kritik dari komunitas Kristen global yang menilai tindakan tersebut sebagai bentuk pelanggaran terhadap kebebasan beragama.

Editor : Wahab Firmansyah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut