Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Digitalisme pada Komunikasi Kreatif ala Pimpinan MPR
Advertisement . Scroll to see content

Ketua MPR Sampaikan Alasan Juri Cerdas Cermat Tak Ucapkan Minta Maaf ke Publik

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:32 WIB
  • author Achmad Al Fiqri
Ketua MPR Sampaikan Alasan Juri Cerdas Cermat Tak Ucapkan Minta Maaf ke Publik
Ketua MPR Ahmad Muzani (tengah) merespon soal tak adanya permintaan maaf dari pihak juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar. (Foto: Achmad Al Fiqri.

JAKARTA, iNewsBekasi.id – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia, Ahmad Muzani, merespons polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang ramai diperbincangkan di media sosial.

Muzani menegaskan, permintaan maaf terkait polemik tersebut telah disampaikan secara kelembagaan oleh MPR dan dianggap mewakili seluruh pihak yang terlibat, termasuk dewan juri.

"Ya, di lembaga MPR kan sudah disampaikan, salah satu pimpinan kita sudah menyampaikan permohonan maaf. Jadi itu sudah mewakili keseluruhan termasuk juri, karena ini adalah kegiatan lembaga, bukan kegiatan orang perorang," kata Muzani saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (13/5/2026).

Polemik LCC Empat Pilar MPR sebelumnya mencuat setelah adanya perdebatan terkait penilaian jawaban peserta pada salah satu sesi lomba di Kalimantan Barat.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Jenderal MPR, Siti Fauziah, menyebut pihaknya telah membahas persoalan permintaan maaf juri secara internal. Namun, dia menegaskan bahwa permintaan maaf resmi yang telah disampaikan oleh Sekretariat Jenderal MPR RI sudah mewakili keseluruhan panitia dan pelaksana kegiatan.

"Jadi memang tadi sempat dibahas, ya, juri ini adalah perwakilan dari kesekretariatan. Jadi seperti rilis mungkin yang sudah disampaikan beberapa hari yang lalu, itu permohonan maaf dari kesekretariatan yang dalam arti kata saya menyampaikan permohonan maaf untuk kegiatan tersebut," ucap Siti.

"Jadi sudah tadi disampaikan itu sudah mewakili dari satu kegiatan. Artinya bukan personal lagi, tapi itu adalah kelembagaan kesekretariatan yang langsung meminta maaf," pungkasnya.

Sebelumnya, MPR melalui Sekretariat Jenderal telah menyampaikan permohonan maaf resmi atas polemik pelaksanaan LCC Empat Pilar MPR tingkat Provinsi Kalimantan Barat.

Dalam pernyataan resminya, MPR mengakui adanya kelalaian dewan juri yang memicu polemik penilaian jawaban peserta.

“MPR RI melalui Sekretariat Jenderal MPR menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian Dewan Juri yang menyebabkan polemik terkait pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI di Provinsi Kalimantan Barat,” bunyi keterangan resmi yang dikutip Selasa (12/5/2026).

Sebagai tindak lanjut atas polemik tersebut, panitia pelaksana dari Sekretariat Jenderal MPR RI menonaktifkan dewan juri dan pembawa acara (MC) yang bertugas dalam kegiatan itu.

“Terkait ramainya pemberitaan di media sosial tentang LCC Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat mengenai penilaian jawaban peserta pada salah satu sesi lomba, panitia pelaksana dari Sekretariat Jenderal MPR RI telah menonaktifkan Dewan Juri dan MC pada kegiatan LCC ini,” lanjut keterangan tersebut. Polemik LCC Empat Pilar MPR RI ini menjadi sorotan publik setelah video dan pembahasan terkait penilaian lomba viral di media sosial.
 

Editor: Wahab Firmansyah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut