Ternyata Begini Cara Sri Aryanti Nurafiah Tembus Pasar Digital dari Rumah di Cikarang Barat
CIKARANG BARAT, iNewsBekasi.i - Sering kali, hambatan terbesar bagi pengusaha kecil bukanlah kurangnya semangat, melainkan sulitnya mendapatkan kepercayaan.
Bagi para perempuan pengusaha ultra mikro atau UMKM, akses keuangan formal terasa jauh karena persyaratan agunan yang sulit dipenuhi.
Padahal, yang mereka butuhkan hanyalah kesempatan untuk membuktikan bahwa kerja keras mereka layak diperhitungkan.
Kisah ini dialami langsung oleh Sri Aryanti Nurafiah, seorang ibu rumah tangga di Cikarang Barat.
Demi membantu ekonomi keluarga, ia bertekad membuka usaha kriya gantungan kunci namun sempat terkendala modal. Titik balik terjadi pada tahun 2022 saat ia mendapatkan pembiayaan dari PNM Mekaar.
Modal tersebut ia gunakan untuk membeli bahan baku hingga usahanya perlahan tumbuh dan ia berani membuka lapak sendiri.
Lebih dari sekadar uang, Sri mendapatkan pendampingan melalui program Mekaarpreneur. Ia belajar mengenai branding, pengemasan, hingga pemasaran digital di TikTok dan Shopee.
Hasilnya luar biasa, ia berhasil menjadi Juara 2 Mekaarpreneur kategori nasabah naik kelas wilayah Bekasi-Jakarta.
Perjalanan Sri membuktikan bahwa ketika pembiayaan tanpa jaminan bertemu dengan edukasi yang tepat, hasilnya bukan sekadar bisnis yang berkembang.
Hal ini memberikan kepercayaan diri bagi para perempuan untuk bermimpi lebih besar. Bagi pengusaha ultra mikro, dipercaya adalah modal yang jauh lebih berharga daripada angka di atas kertas.
Melalui inisiatif ini, dukungan terhadap UMKM terus diperluas agar semakin banyak nasabah yang mampu mandiri dan naik kelas.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar