Kronologi Penemuan Jasad Pria Membusuk di Kontrakan Dekat Terminal Pinang Ranti
JAKARTA, iNewsBekasi.id - Warga di sekitar Terminal Pinang Ranti, Jakarta Timur, dihebohkan oleh penemuan mayat pria di dalam kamar kontrakannya pada Rabu, 17 Juni 2026. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian dan kesaksian warga, berikut adalah urutan kronologi peristiwa tersebut:
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis awal pascapenemuan, korban diperkirakan sudah mengembuskan napas terakhirnya sekitar tiga hari sebelum jasadnya ditemukan oleh warga sekitar.
“Pengecekan tidak ada tanda-tanda kekerasan. Diperkirakan 3 hari,” ujar Kapolsek Makasar Kompol Sumardi.
Misteri kematian korban mulai terungkap pada Rabu pagi saat warga sekitar kontrakan mencium aroma busuk yang sangat menyengat dari arah kamar korban. Merasa curiga karena pintu kontrakan terkunci rapat dari dalam, warga segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Makasar.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan Olah TKP dan mendobrak pintu kamar yang terkunci tersebut.
“Ada laporan dari warga bahwa di kontrakan tercium aroma busuk polsek langsung cek TKP buka pintu kontrakan yang terkunci dari dalam bener ditemukan ada orang meninggal yang sudah mulai membusuk,” ucap Sumardi membeberkan kronologi awal.
Tak lama setelah pintu dibuka, suasana di gang kontrakan mendadak ramai oleh warga yang ingin melihat proses evakuasi. Detik-detik penemuan jasad pria yang sudah membusuk ini pun sempat direkam dan langsung viral di media sosial.
"Pagi ini warga sekitaran terminal dikejutkan dengan penemuan mayat laki-laki didalam kamar kontrakan," tulis akun Instagram @info_pinang_ranti dalam postinganya, Rabu (17/6/2026).
Setelah area sekitar dipastikan aman, petugas kepolisian langsung mengevakuasi jasad korban keluar dari gang kontrakan untuk dibawa menggunakan mobil ambulans.
Setelah berhasil dikeluarkan dari tempat kejadian perkara, jasad pria tersebut langsung dilarikan ke rumah sakit demi kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
"Sudah dicek dan sudah dibawa ke RS Polri dalam rangka untuk dilakukan otopsi," kata Sumardi dikonfirmasi terpisah.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menunggu hasil autopsi resmi dari tim medis RS Polri Kramat Jati guna mengungkap penyebab pasti kematian korban, sembari terus memeriksa saksi-saksi kunci di sekitar lokasi kejadian.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar