get app
inews
Aa Text
Read Next : Raih Gelar Doktor, Sabar Tobing Bongkar Kunci Sukses Coretax dan Kepatuhan Pajak

700 Anak Ikut Sunatan Massal Pakuwon, EMC dan YPP, Libatkan 120 Dokter

Kamis, 18 Juni 2026 | 13:57 WIB
header img

JAKARTA, iNewsBekasi.id - Sekitar 700 anak mengikuti sunat massal yang digelar Pakuwon Group bekerja sama dengan EMC Healthcare dan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP).

Sunatan massal anak usia 5 hingga 12 tahun yang digelar The Kasablanka Hall, Jakarta, dimulai sejak Selasa (16/6/2026) ini melibatkan sekitar 120 dokter dari EMC Healthcare dan ASDOKI (Asosiasi Dokter Khitan Indonesia), didukung 90 perawat untuk memberikan layanan sunat yang aman dan nyaman bagi peserta.

Ketua Umum Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) yang juga Direktur Emtek Media, Komjen Pol. (Purn.) Drs. Imam Sudjarwo, M.Si., mengatakan program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) untuk membantu anak-anak, khususnya yang berasal dari keluarga kurang mampu, agar menjalani sunat dengan layanan kesehatan yang memadai.

Ia pun mengatakan jumlah peserta yang mencapai sekitar 700 anak merupakan angka yang tidak sedikit.

"Ini jumlah yang tidak sedikit. Yang lebih istimewa lagi, hampir 700 anak ini bisa diselesaikan dalam satu hari dengan dukungan 120 dokter dan juga perawat," kata Imam dalam konferensi pers.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Direktur EMC Healthcare, Jusup Halimi, menekankan EMC Healthcare juga menaruh perhatian besar pada aspek keselamatan pasien (patient safety) selama pelaksanaan sunatan massal tersebut.

Ia mengatakan aspek keselamatan pasien (patient safety) menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan sunat massal tersebut. Dengan prinsip patient safety setiap anak mendapatkan pelayanan yang aman dan berkualitas.

"Kami ingin supaya patient safety tetap dijaga. Jadi supaya anak juga merasa nyaman, setelah disunat tanpa ada masalah," tuturnya.

Selain itu, Jusup menyorot termasuk kondisi psikologis anak-anak selama menjalani prosedur sunat.

"Kami memperhatikan tidak hanya aspek medis, tetapi juga kondisi psikologis anak agar pengalaman sunat ini berjalan dengan baik," tutur Jusup.

Selain itu, Jusup mengatakan kenyamanan peserta menjadi salah satu prioritas utama, termasuk menjaga kondisi psikologis anak-anak selama menjalani prosedur sunat.

"Kami ingin memastikan bahwa meskipun jumlah peserta sangat banyak, keselamatan pasien tetap terjaga. Anak-anak juga harus merasa nyaman selama menjalani prosedur. Karena itu, kami memperhatikan tidak hanya aspek medis, tetapi juga kondisi psikologis anak agar pengalaman sunat ini berjalan dengan baik," kata Jusup.

Dia juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, keberhasilan sunatan massal bagi hampir 700 anak merupakan hasil kolaborasi dan kerja sama yang baik antara berbagai pihak.

"Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya," ujarnya.

Presiden Direktur Pakuwon Group, Alexander Stefanus Ridwan, mengungkapkan keberhasilan penyelenggaraan sunatan massal tersebut tidak lepas dari dukungan ratusan orang yang terlibat. Menurutnya, lebih dari 300 orang ambil bagian dalam kegiatan tersebut, mulai dari dokter, perawat, hingga staf nonmedis.

Ridwan menilai kegiatan itu menjadi bukti bahwa kolaborasi berbagai pihak dapat menghasilkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat.

"Kami menghitung ada lebih dari 300 orang yang terlibat dalam kegiatan ini. Ini menunjukkan kolaborasi yang sangat baik. Dengan bekerja bersama-sama, hasil yang dicapai tentu jauh lebih besar dibandingkan jika dilakukan sendiri-sendiri," kata Ridwan pada kesempatan yang sama.

Dia juga mengapresiasi upaya seluruh pihak dalam menciptakan pengalaman yang nyaman dan menyenangkan bagi para peserta. Selain mendapatkan layanan sunat, anak-anak juga memperoleh obat-obatan, bingkisan, serta berbagai fasilitas pendukung yang membuat mereka merasa lebih bahagia usai sunat.

"Saya kira hari ini kita sudah membuat sesuatu yang membuat orang lebih berbahagia. Semoga hari ini bukan hanya untuk hari ini, tapi lain kali juga kita bisa sama-sama menghadapkan hari ini," kata Ridwan.

Editor : Tedy Ahmad

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut