Sekolah Garuda Resmi Dibuka, Jalan Baru Anak Berprestasi Kurang Mampu Menuju Kampus Top Dunia
Irham berharap kehadiran Sekolah Garuda mampu menjadi pemicu peningkatan kualitas pendidikan di Konawe Selatan yang selama ini masih tertinggal dibandingkan sejumlah daerah lain.
Menurutnya, pemerintah daerah akan mulai memperkuat pembinaan siswa sejak jenjang SD hingga SMP agar lebih banyak siswa mampu bersaing masuk sekolah unggulan.
"Tidak bisa dipungkiri bahwa kualitas pendidikan kita masih tertinggal. Dengan adanya Sekolah Garuda, saya justru terinspirasi untuk menyiapkan sekolah-sekolah unggulan sejak tingkat SD hingga SMP," katanya.
Kepala SMA Unggul Garuda Bulungan, Kalimantan Utara, Adhi Sulandani Pangreksa, mengatakan Sekolah Garuda tetap menggunakan kurikulum nasional yang diperkaya dengan berbagai program pengembangan akademik, kepemimpinan, dan karakter.
Melalui pendekatan tersebut, lulusan Sekolah Garuda diharapkan tidak hanya diterima di universitas terbaik dunia, tetapi juga kembali membangun Indonesia dengan kompetensi yang dimiliki.
"Kami akan terus berinovasi agar bisa mengantarkan siswa-siswa terbaik Indonesia ke universitas-universitas top dunia. Ini adalah cita-cita besar yang sedang diwujudkan," katanya.
Pemerintah menegaskan bahwa Sekolah Garuda berbeda dengan Sekolah Rakyat. Sekolah Rakyat merupakan program yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan untuk memperoleh akses pendidikan. Sementara itu, Sekolah Garuda berfokus pada pembinaan siswa berprestasi agar memiliki daya saing global di bidang sains dan teknologi serta mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik dunia.
Dengan konsep tersebut, Sekolah Garuda diharapkan menjadi instrumen pemerataan pendidikan berkualitas sekaligus melahirkan generasi unggul yang siap membawa Indonesia bersaing di tingkat internasional.
Editor : Wahab Firmansyah