BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Bekasi 9-16 Juli 2026 Akibat Fenomena Super New Moon
BEKASI, iNewsBekasi.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi banjir rob yang berpotensi melanda wilayah pesisir Kabupaten Bekasi pada 9-16 Juli 2026. Ancaman tersebut dipicu fenomena astronomi Super New Moon atau fase Perigee yang bertepatan dengan bulan baru pada 14 Juli 2026.
BMKG menyebut fenomena tersebut dapat memicu pasang maksimum air laut sehingga meningkatkan risiko banjir pesisir di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Kabupaten Bekasi.
"Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir pesisir berpotensi terjadi di beberapa wilayah pesisir Indonesia," kata BMKG dalam keterangan tertulis, dikutip Rabu (8/7/2026).
Selain Kabupaten Bekasi, BMKG juga mencatat potensi banjir rob terjadi di sejumlah wilayah pesisir di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Maluku, hingga Jawa Barat.
BMKG menjelaskan, banjir rob berpotensi mengganggu berbagai aktivitas masyarakat di kawasan pesisir.
"Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut serta memperhatikan update informasi cuaca maritim dari BMKG," tutur BMKG.
Berdasarkan prakiraan BMKG, wilayah pesisir Kabupaten Bekasi dan Karawang diprediksi mengalami banjir rob pada 9-16 Juli 2026. Sementara itu, Jakarta Utara juga diperkirakan terdampak pada periode yang sama, meliputi Kamal Muara, Kapuk Muara, Pluit, Ancol, Marunda, Cilincing, Tanjung Priok, Muara Angke, Penjaringan, hingga Kalibaru.
Editor : Wahab Firmansyah