Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kerusuhan Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Dalami Dugaan Keterlibatan Ormas
Advertisement . Scroll to see content

Prajurit TNI Tewas dengan 10 Luka Tusuk, Polisi Sudah Tangkap 4 Tersangka

Rabu, 22 Juli 2026 | 13:37 WIB
  • author Putranegara Batubara
Prajurit TNI Tewas dengan 10 Luka Tusuk, Polisi Sudah Tangkap 4 Tersangka
Prajurit TNI Prada Arif Budi Sampurna tewas usai diduga dikeroyok dan ditusuk di Tangerang. Foto/Ilustrasi/Istimewa

TANGERANG SELATAN, iNewsBekasi.id – Kasus tewasnya prajurit TNI Angkatan Darat (AD), Prada Arif Budi Sampurna (ABS), di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, terus berkembang. Kodam XVII/Cenderawasih mengungkapkan bahwa terdapat sembilan orang yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan penusukan yang menewaskan korban.

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Tri Purwanto membenarkan bahwa Prada Arif merupakan anggota Kodam XVII/Cenderawasih yang tengah menjalankan penugasan di Jakarta.

"Prada ABS memang benar anggota Kodam XVII/Cen yang sedang melaksanakan tugas untuk membantu Kantor Perwakilan Kodam XVII/Cen di Jakarta," kata Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Tri Purwanto dalam keterangannya, Rabu (22/7/2026).

Tri Purwanto menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres Tangerang Selatan dan Polda Metro Jaya yang menangani kasus tersebut. Berdasarkan informasi awal, insiden maut itu diduga dipicu oleh kesalahpahaman yang terjadi di sebuah rumah makan.

Perselisihan tersebut kemudian berkembang menjadi aksi pengeroyokan terhadap korban yang disertai penusukan menggunakan senjata tajam.

"Kemudian menyebabkan aksi pengeroyokan disertai penusukan dari suatu kelompok masyarakat terhadap Prada ABS yang menyebabkan luka meninggal dengan luka tusukan," ujarnya.

Kodam: Ada 9 Orang Diduga Terlibat

Dari hasil pendalaman penyidikan, Kodam XVII/Cenderawasih menyebut terdapat sembilan orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan dan penusukan terhadap Prada Arif. Sementara delapan orang lainnya yang sebelumnya diamankan untuk dimintai keterangan telah dipulangkan karena tidak terbukti terlibat.

"Dari hasil pendalaman penyidikan, dapat kami sampaikan bahwa terduga pelaku pengeroyokan dan penusukan kepada korban Prada ABS sejumlah 9 orang, sedangkan 8 orang saksi lainnya telah dibebaskan karena tidak ada keterlibatan di dalam kejadian tersebut," tambahnya.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di pinggir Jalan Raya Pondok Hijau Golf sekitar pukul 05.45 WIB pada Minggu (19/7/2026). Dari hasil pemeriksaan, tubuh Prada Arif mengalami 10 luka tusukan.

Kodam XVII/Cenderawasih memastikan akan terus mengawal proses hukum hingga tuntas serta mengimbau masyarakat dan rekan-rekan almarhum agar tetap tenang.

"Pihak TNI akan terus mengawal ketat proses hukum ini dan menghimbau masyarakat serta rekan almarhum agar tetap tenang serta menyerahkan penindakan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum," ujarnya.

Sementara itu, Polres Tangerang Selatan telah menangkap empat orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Prada Arif Budi Sampurna.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo mengatakan, pengungkapan kasus dilakukan melalui serangkaian penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Satreskrim Polres Tangerang Selatan berhasil mengungkap kasus tindak pidana pembunuhan terhadap seorang laki laki yang diduga berprofesi sebagai personel TNI AD," kata Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo saat dihubungi, Selasa (21/7/2026).

Keempat tersangka berhasil diamankan di sejumlah lokasi yang tidak jauh dari tempat kejadian.

"Keempat tersangka berinisial saudara BR, saudara RRGB, saudara MKN dan saudara H yang melakukan kekerasan terhadap korban," tuturnya.

Hingga kini, penyidik masih terus mendalami keterlibatan pihak lain, termasuk menelusuri peran sembilan orang yang disebut dalam hasil pendalaman penyidikan. Polisi juga masih mengusut motif serta kronologi lengkap yang memicu aksi pengeroyokan hingga berujung pada kematian Prada Arif Budi Sampurna.

Editor: Wahab Firmansyah

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut