OAZE Jadi Magnet Baru Properti di Cikarang, Bidik Penghuni hingga Investor
CIKARANG, iNewsBekasi.id - Pengembang properti LippoLand memperkenalkan OAZE, proyek kawasan terpadu yang mengusung konsep ekosistem kehidupan modern di Cikarang, Kabupaten Bekasi.
Melalui pengembangan ini, perusahaan ingin menangkap peluang pertumbuhan kawasan industri sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat akan hunian yang terintegrasi dengan pusat bisnis, fasilitas publik, dan ruang komunal.
Proyek OAZE dibangun di kawasan Golden Corridor Cikarang, wilayah yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas industri dan manufaktur terbesar di Indonesia.
Kawasan tersebut dikelilingi sejumlah kawasan industri seperti EJIP, Hyundai, Delta Silicon, MM2100, GIIC, hingga KIIC yang menjadi magnet bagi tenaga kerja, pelaku usaha, maupun investor.
Deputy Chief Operating Officer (COO) LippoLand Lukas Budi Setiawan mengatakan, tren pengembangan properti saat ini tidak lagi hanya berfokus penyediaan rumah, tetapi menciptakan kawasan yang mendorong aktivitas ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Kami ingin menghadirkan kawasan yang bukan hanya tempat tinggal, tetapi mendukung masyarakat bekerja, berbisnis, berinvestasi, hingga membangun komunitas dalam satu ekosistem yang saling terhubung,” kata Lukas dalam keterangan resminya, Kamis (23/7/2026).
LippoLand menilai Cikarang masih memiliki prospek jangka panjang seiring terus berkembangnya kawasan industri dan infrastruktur pendukung di wilayah tersebut.
Lokasi OAZE diklaim memiliki akses menuju sejumlah pintu tol, mulai dari Gerbang Tol Cikarang Barat, Cibatu, hingga Cikarang Pusat, serta terkoneksi dengan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan.
Mobilitas juga didukung Stasiun Cikarang dan layanan shuttle bus yang menghubungkan berbagai titik aktivitas. Dari sisi fasilitas, kawasan ini berada di sekitar pusat pendidikan, rumah sakit, pusat perbelanjaan, hingga area komersial yang telah berkembang lebih dahulu.
“Kondisi tersebut dinilai menjadi nilai tambah bagi calon penghuni maupun investor properti,” ungkapnya.
Berbeda dengan proyek perumahan konvensional, OAZE dikembangkan dengan konsep mixed-use ecosystem, yakni menggabungkan fungsi hunian, ruang usaha, fasilitas komersial, ruang terbuka hijau, hingga area rekreasi dalam satu kawasan.
LippoLand mengusung konsep lakeside living dengan menghadirkan danau sebagai pusat kawasan yang dipadukan dengan jalur pedestrian, taman, dan ruang komunal untuk mendorong aktivitas masyarakat.
Selain itu, perusahaan melengkapi kawasan dengan private club house, pusat kebugaran, kolam renang, taman bermain anak, serta jaringan utilitas bawah tanah (underground utilities) guna menciptakan lingkungan yang lebih tertata.
Untuk menjangkau berbagai kebutuhan pasar, LippoLand menghadirkan tiga tipe produk di OAZE. Pertama, TreeTops OAZE SOHO yang menyasar pelaku usaha melalui konsep Shop Okey Home Okey.
Sehingga penghuni dapat menggabungkan fungsi tempat tinggal dan ruang bisnis dalam satu bangunan. Kedua, Cendana OAZE Livin yang difokuskan bagi keluarga dengan konsep hunian menghadap danau.
Sementara segmen premium diisi entley OAZE Lakeside Homes, yang menawarkan rumah dengan ukuran lebih luas dan lokasi eksklusif di kawasan tepi danau. LippoLand optimistis konsep kawasan terpadu menjadi salah satu pendorong nilai investasi properti di Cikarang.
Menurut perusahaan, integrasi antara hunian, pusat ekonomi, fasilitas kota, serta konektivitas transportasi menjadi faktor yang semakin dipertimbangkan masyarakat dan investor dalam memilih kawasan untuk tinggal maupun berinvestasi.
“Melalui pengembangan OAZE, kami berharap dapat ikut mendorong transformasi Cikarang menjadi kota modern yang produktif, berdaya saing, sekaligus berkelanjutan di tengah pertumbuhan kawasan industri nasional,” tandasnya.
Editor : Abdullah M Surjaya