Jasad Pria Hangus Terbakar Ditemukan di Tumpukan Kayu Jatimulya Bekasi, Polisi Turun Tangan
Hingga kini, polisi telah memeriksa dua orang saksi. Keduanya merupakan warga yang rumahnya berada di sekitar lokasi kejadian dan ikut membantu memadamkan api.
Polisi masih mendalami kronologi kebakaran serta mencari tahu bagaimana korban bisa berada di lokasi tersebut.
”Belum. Jadi kita mesti menunggu dulu hasil otopsi, apa penyebab kematiannya,” paparnya.
Lokasi penemuan jasad tersebut bukan merupakan tempat pembuangan sampah (TPS) resmi. Berdasarkan keterangan warga sekitar, area tersebut merupakan tanah kosong milik perusahaan.
Sebelum jasad ditemukan, warga lebih dahulu melihat kobaran api di lokasi. Salah seorang saksi, Tumiyem (66), mengaku sedang berada di rumah sambil menonton wayang kulit ketika mendengar suara seperti benda jatuh dari arah lokasi. Saat melihat ke luar rumah, dia mendapati api sudah membakar tumpukan kayu.
“Pas saya lihat ke sini, waduh api, kebakaran. Saya langsung ambil air. Pokoknya menyelamatkan api jangan sampai merembet ke rumah,” katanya.
Tumiyem kemudian meminta bantuan warga untuk memadamkan api. Setelah kobaran api mulai mereda, warga masih melihat kepulan asap dari tumpukan material yang terbakar.
Seorang warga kemudian mengorek sisa kayu menggunakan cangkul. Tak disangka, cangkul tersebut mengenai bagian tubuh korban.
”Sudah dipacul, kena dengkulnya. 'Eh, mayat, Mbah!' kata dia. Saya bilang, sudah, ambil Pak RT,” ungkapnya.
Saksi lainnya, Saidi (76), mengatakan api sempat membesar sehingga warga khawatir kobaran api merembet ke permukiman.
”Orang tahunya api doang, ya ada api. Dibangunin, terus disiram. Wah, bukannya gede lagi,” kata Saidi.
Setelah api berhasil dipadamkan, warga melihat bagian kaki seorang pria di antara tumpukan material yang terbakar."Kagak. Udah hangus. Udah nggak kelihatan,” ujarnya.
Saidi mengaku tidak mendengar suara kendaraan maupun aktivitas mencurigakan sebelum kebakaran terjadi.
Untuk mengungkap penyebab kematian sekaligus identitas korban, jasad pria tersebut telah dievakuasi dan dikirim ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Polisi masih menunggu hasil autopsi serta pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban dan bagaimana jasad tersebut bisa berada di lokasi.
Editor : Wahab Firmansyah