Ruben Onsu dan Sarwendah Terbelit Masalah Transparansi Keuangan, Sidang Hak Asuh Anak Berlanjut
JAKARTA, iNewsBekasi.id - Persoalan transparansi pengeluaran keuangan mulai menuai masalah. Ruben Onsu mengklaim belum menerima rincian penggunaan kartu kredit hingga pengeluaran untuk kebutuhan anak dari pihak Sarwendah.
Persoalan transparansi pengeluaran tersebut turut menjadi bagian yang disoroti dalam proses gugatan hak asuh anak mereka di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.
Sidang gugatan hak asuh anak Ruben Onsu dan Sarwendah kembali digelar dengan agenda pembacaan gugatan setelah proses mediasi antara kedua pihak dinyatakan tidak menghasilkan kesepakatan damai.
Kuasa hukum Ruben Onsu, Tiffany Setiawaty, mengatakan kliennya tetap pada pendirian sesuai gugatan yang telah diajukan sejak awal. Menurut dia, terdapat sedikit perbaikan pada salinan gugatan, tetapi substansi perkara tidak berubah.
"Hasil mediasi kemarin itu kan adalah kita sepakat untuk tidak berdamai, ya. Tidak ada kesepakatan untuk berdamai, sehingga dimasukkan ke dalam pokok perkaranya. Sekarang agendanya adalah pembacaan gugatan, ada sedikit perbaikan dari kami untuk menyempurnakan redaksi, namun secara substansinya tetap sama," ujar Tiffany Setiawaty saat ditemui di PN Jakarta Selatan, Rabu (2/9/2026).
Tiffany kemudian menyinggung permintaan Ruben terkait rincian pengeluaran dari pihak Sarwendah. Dia menyebut hingga kini kliennya belum menerima perincian mengenai penggunaan kartu kredit maupun pengeluaran yang berkaitan dengan kebutuhan anak.
"Ya itulah makanya klien kami kan selalu meminta perinciannya. Perinciannya mana? Sampai sekarang belum (diterima). Dari klien kami enggak ada perincian. Perincian itu seperti misalnya kartu kredit atau apa itu, perinciannya pakai untuk apa?" ujar Tiffany.
Menurut Tiffany, pihak Ruben juga membutuhkan bukti fisik seperti resi atau tanda terima. Bukti tersebut diperlukan untuk memastikan pengeluaran yang dilakukan memang diperuntukkan bagi kebutuhan ketiga anak mereka.
Meski demikian, Tiffany menegaskan Ruben tidak keberatan memenuhi kebutuhan anak, terutama yang berkaitan dengan pemeliharaan dan pendidikan. Dia menyebut Ruben siap bertanggung jawab terhadap biaya tersebut.
Baca Juga
"Selama itu terkait dengan pemeliharaan anak dan pendidikan anak, klien kami akan bertanggung jawab kok. Pasti akan bertanggung jawab," katanya.
Sementara itu, sidang lanjutan gugatan hak asuh anak Ruben Onsu dan Sarwendah akan kembali digelar pada pekan depan melalui sistem e-Court. Agenda persidangan selanjutnya yakni penyampaian jawaban dari pihak tergugat.
Pihak Ruben berharap proses persidangan dapat memberikan kejelasan terkait persoalan hak asuh serta pemenuhan kebutuhan dan kesejahteraan anak-anak mereka.
Editor : Tedy Ahmad