Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Farah Savira Jadi Ketua DPD Golkar Jaksel, Tekankan Semangat Kekaryaan dan Gotong Royong
Advertisement . Scroll to see content

Waste Station Ada di Jakarta Selatan, Target Kumpulkan 30 Ton Sampah per Tahun

Selasa, 29 September 2026 | 12:49 WIB
  • author Wahab Firmansyah
Waste Station Ada di Jakarta Selatan, Target Kumpulkan 30 Ton Sampah per Tahun
Waste Station hadir di RDTX Place Jakarta Selatan untuk memudahkan masyarakat memilah sampah. Foto/Istimewa

JAKARTA, iNewsBekasi.id – Akses masyarakat terhadap fasilitas pemilahan dan pengumpulan sampah diperluas melalui kehadiran Waste Station Indofood di kawasan RDTX Place, Jakarta Selatan.

Fasilitas tersebut diluncurkan PT Indofood bersama Rekosistem sebagai titik pengumpulan sampah terpilah di area publik. Kehadirannya ditujukan untuk memudahkan masyarakat memilah dan menyetorkan sampah kemasan pascakonsumsi.

Direktur Pengurangan Sampah dan Ekonomi Sirkular Kementerian Lingkungan Hidup Agus Rusly mengatakan, Waste Station merupakan titik pengumpulan sampah terpilah yang ditempatkan di area publik dengan potensi partisipasi masyarakat yang tinggi.

“Kehadiran Waste Station Indofood ini penting untuk menghubungkan kebiasaan memilah sampah kemasan dari sumber dengan pemanfaatan material dalam rantai daur ulang”, kata Agus dikutip Selasa (29/9/2026).

Menurut Agus, keberadaan fasilitas tersebut dapat mempermudah masyarakat dalam memilah sekaligus menyetorkan sampah agar selanjutnya dikelola secara bertanggung jawab.

Sementara itu, Head of Corporate Communication PT Indofood Sukses Makmur mengatakan Waste Station diharapkan dapat mendekatkan masyarakat dengan proses pemilahan dan pengumpulan sampah.

"Bagi kami, ini merupakan bagian dari langkah berkelanjutan untuk mendukung pengelolaan sampah kemasan pascakonsumsi secara bertanggung jawab,” ujarnya.

Berdasarkan estimasi program, Waste Station tersebut ditargetkan menjangkau sekitar 500 pengguna. Volume sampah yang dikumpulkan diperkirakan mencapai hingga 30 ton per tahun.

Data pengumpulan sampah akan dicatat dan diverifikasi secara berkala melalui sistem real-time digital dashboard yang terintegrasi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Dudi Gardesi Asikin mengatakan, pengelolaan sampah yang efektif perlu dimulai dari sumber melalui pemilahan secara konsisten.

Sampah yang telah dipilah kemudian dapat masuk ke sistem pengangkutan dan pengolahan sesuai jenisnya.

"Kehadiran Waste Station ini dapat menjadi salah satu sarana yang mendukung upaya tersebut, khususnya dalam memberikan akses yang lebih dekat bagi masyarakat untuk memilah dan menyetorkan sampah yang masih memiliki nilai guna,” ucapnya.

CEO Rekosistem Ernest C Layman menjelaskan, keberadaan Waste Station diharapkan membuat semakin banyak masyarakat memiliki akses dan kesempatan untuk memilah serta menyetorkan sampah kemasan dengan lebih mudah.

Editor: Wahab Firmansyah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut