Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pabrik Tramadol Ilegal di Bandung Digerebek, Sahroni: Cari Sumber Bahan Bakunya Sampai Ketemu!
Advertisement . Scroll to see content

Sahroni Desak Polri Sikat Penimbun BBM di Bali: Usut Jaringan Besar sampai ke Pemodal!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:18 WIB
  • author Wahab Firmansyah
Sahroni Desak Polri Sikat Penimbun BBM di Bali: Usut Jaringan Besar sampai ke Pemodal!
Polda Bali mengungkap dugaan penyelewengan BBM subsidi di tengah kelangkaan dengan menangkap tujuh orang dari sejumlah lokasi. (Foto: dok Polri)

JAKARTA, iNewsBekasi.id- Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mendukung langkah Polri menindak tegas praktik penimbunan bahan bakar minyak (BBM) di Bali. Ia meminta aparat mengusut tuntas para pelaku, termasuk jaringan besar dan pemodal yang diduga mengambil keuntungan di tengah kesulitan masyarakat mendapatkan BBM.

Dukungan tersebut disampaikan Sahroni merespons langkah Polda Bali yang telah menindak 21 pelanggar dalam kasus penimbunan BBM. Para pelanggar diduga sengaja memanfaatkan antrean pengisian BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk meraup keuntungan.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Bali Kombes Pol Wisnu Prabowo mengatakan, para pelanggar akan diberikan pembinaan, dengan pidana menjadi opsi terakhir. Selain itu, kepolisian turut membantu Pertamina mengawal distribusi BBM hingga ke SPBU.

Menanggapi hal tersebut, Sahroni menegaskan bahwa penindakan harus dilakukan terhadap seluruh pelaku penimbunan BBM, baik perorangan maupun kelompok yang beroperasi dalam jaringan berskala besar.

“Saya mendukung Polri menindak tegas para penimbun BBM, baik yang skala kecil maupun yang skala besar. Jangan sampai ketika masyarakat sedang kesulitan dan negara sedang berupaya memaksimalkan distribusi, justru ada pihak-pihak yang mengambil keuntungan dari situasi ini. Ini sangat merugikan masyarakat Bali dan tidak boleh dibiarkan,” ujar Sahroni dalam keterangannya Selasa (20/10/2026).

Editor: Wahab Firmansyah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut