Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mudik Lebaran 2026: Ratusan Mobil Antre Masuk Pelabuhan Merak, 48.286 Penumpang Sebrangi Selat Sunda
Advertisement . Scroll to see content

Respons Tangani Kebakaran KMP Batumandi Diapresiasi, ASDP Dinilai Prioritaskan Keselamatan Penumpang

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:35 WIB
  • author Wahab Firmansyah
Respons Tangani Kebakaran KMP Batumandi Diapresiasi, ASDP Dinilai Prioritaskan Keselamatan Penumpang
KMP Batumandi terbakar saat akan bersandar di Pelabuhan Merak. Foto/Istimewa

Tim salvage berperan dalam menilai kondisi kapal, merancang langkah pengamanan, menangani potensi kebocoran, serta mempersiapkan tindakan penyelamatan atau pengangkatan kapal apabila diperlukan.

Menurutnya, respons darurat harus dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi, mulai dari penyelamatan manusia, pengendalian kebakaran, mitigasi pencemaran, hingga penanganan kondisi kapal setelah insiden.

“Penanganan yang baik bukan hanya merespons bahaya yang sedang terjadi, tetapi juga mengantisipasi risiko berikutnya. Evakuasi, pengendalian kebakaran, perlindungan lingkungan, dan persiapan salvage merupakan rangkaian yang harus dikelola secara terkoordinasi,” katanya.

Maruly menegaskan, penanganan pascakebakaran KMP Batumandi harus tetap memperhatikan aspek hukum dan kebutuhan investigasi.

Kapal yang mengalami insiden dapat menyimpan bukti penting untuk mengungkap sumber api, pola penyebaran kebakaran, kondisi sistem keselamatan, serta kemungkinan faktor penyebab lainnya.

Karena itu, pemindahan kapal ke dermaga atau galangan tidak semestinya dilakukan tanpa penilaian teknis dan koordinasi dengan pihak berwenang. Keputusan tersebut harus mempertimbangkan keselamatan, kondisi kapal, kebutuhan pemeriksaan, serta potensi risiko selama proses pemindahan.

Pengecualian dapat dilakukan apabila terdapat ancaman nyata terhadap keselamatan manusia atau kondisi darurat lain yang membutuhkan tindakan segera. Dalam situasi tersebut, langkah yang diambil harus berdasarkan kewenangan, penilaian risiko, dan dokumentasi yang memadai.

“Jangan sampai keinginan untuk segera memindahkan kapal justru mengabaikan keselamatan atau mengganggu proses investigasi. Namun, jika kapal menimbulkan ancaman serius terhadap jiwa manusia, tindakan darurat harus dipertimbangkan oleh pihak yang berwenang. Yang terpenting, setiap keputusan mempunyai dasar teknis dan pertimbangan keselamatan yang jelas,” tegasnya.

Maruly berharap hasil pemeriksaan terhadap insiden kebakaran KMP Batumandi nantinya dapat menjelaskan penyebab kejadian secara transparan sekaligus menjadi dasar perbaikan bagi ASDP dan industri penyeberangan nasional.

Dengan demikian, evaluasi tidak hanya berfokus pada pencarian kesalahan, tetapi juga menghasilkan rekomendasi konkret untuk memperkuat standar keselamatan dan mencegah insiden serupa terulang di masa mendatang.

 

 

Editor: Wahab Firmansyah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut