Apa Perbedaan Nabi dan Rasul dalam Islam? Simak Penjelasannya

Melati Septyana Pratiwi/Eka Dian Syahputra
Ilustrasi Perbedaan Nabi dan Rasul dalam Islam. Foto: Freepik

Pendapat Terkuat 

Dari beberapa pendapat yang diutarakan para ulama, terdapat satu pendapat yang dikatakan paling kuat. Perbedaan Nabi dan Rasul dilihat dari umat yang mereka hadapi.

"فَيَأْتُونَ نُوحًا فَيَقُولُونَ: يَا نُوحُ، إِنَّكَ أَنْتَ أَوَّلُ الرُّسُلِ إِلَى أَهْلِ الأَرْضِ

"Mereka pun mendatangi Nuh, dan berkata, 'Wahai Nuh, sesungguhnya Engkau adalah Rasul pertama bagi manusia'." (HR Bukhari) 

Nabi Nuh Alaihissallam dikatakan sebagai Rasul pertama. Sebagaimana diketahui, Nabi Nuh diutus untuk menghadapi umat yang menentang dakwahnya.

Sementara Nabi Adam Alaihissallam tidak dikatakan Rasul, karena kondisi umatnya tidak seperti Nabi Nuh. Umat Nabi Adam hidup bersama umat untuk melaksanakan perintah Allah Subhanahu wa ta'ala karena memang mereka semua beriman pada Adam.

Itulah perbedaan Nabi dan Rasul dalam Islam. Allahu a'lam bisshawab

Editor : Eka Dian Syahputra

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network