"Udah gak tenang itu tidur. Susah pokoknya. Sampai rumah cuma mikirin modal abis, mau gimana ke depan. Saya bingung mikir nasibnya," katanya, menatap puing-puing sisa kiosnya, seolah mencari jawaban atas nasib yang tak adil ini.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta
Artikel Terkait
