Dari sisi ekonomi, kebakaran di Kota Bekasi selama 2025 menimbulkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp43,4 miliar. Meski begitu, berkat respons cepat petugas pemadam kebakaran, aset dan harta benda senilai Rp130,7 miliar berhasil diselamatkan.
Disdamkarmat Kota Bekasi kembali mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik, tidak membakar sampah sembarangan, serta meningkatkan kewaspadaan, terutama di kawasan permukiman padat penduduk.
Tren penurunan kebakaran ini sejatinya sudah terlihat dalam tiga tahun terakhir. Pada 2023, Kota Bekasi mencatat 454 kejadian kebakaran, dengan korsleting listrik sebagai penyebab utama sebanyak 223 kasus. Angka tersebut kemudian turun signifikan pada 2024 menjadi 341 kejadian, dan kembali menurun pada 2025.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
