TARUMAJAYA, iNewsBekasi.id - Banjir masih merendam wilayah pesisir utara Kabupaten Bekasi hingga lebih dari sepekan terakhir. Polsek Tarumajaya menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak banjir di Desa Samudra Jaya, Kecamatan Tarumajaya.
Bantuan disalurkan di lokasi pengungsian yang dipusatkan di SD Negeri Samudra Jaya 02, Kampung Singkil, yang sementara difungsikan sebagai tempat penampungan warga terdampak banjir.
Kapolsek Tarumajaya AKP I Gede Bagus Ariska Sudana mengatakan, penyaluran bantuan dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat yang tengah menghadapi bencana.
“Untuk sementara warga mengungsi di SD Negeri Samudra Jaya 02 yang dijadikan lokasi pengungsian. Kami berupaya hadir membantu meringankan beban masyarakat terdampak,” kata Gede kepada iNews Bekasi, Minggu (1/2/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Polsek Tarumajaya menyalurkan bantuan logistik berupa 50 dus mi instan, tiga dus susu kotak, serta 36 botol minyak kayu putih. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi selama berada di lokasi penampungan.
Penyaluran bantuan turut melibatkan Ketua Ranting Bhayangkari Tarumajaya, jajaran kanit, personel Polsek Tarumajaya, serta pengurus Bhayangkari. Seluruh jajaran turun langsung menyerahkan bantuan kepada warga di lokasi pengungsian.
Warga setempat menyambut positif kehadiran aparat kepolisian dan Bhayangkari yang tidak hanya menyalurkan bantuan logistik, tetapi juga memberikan dukungan moril di tengah kondisi darurat banjir.
Sebelumnya, banjir akibat bencana hidrometeorologi masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi hingga Kamis (29/1/2026). Pemerintah Kabupaten Bekasi mencatat banjir berdampak pada puluhan desa dan memaksa ribuan warga mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mencatat banjir terjadi di 41 desa yang tersebar di 13 kecamatan. Jumlah warga terdampak mencapai 37.879 jiwa, dengan 6.027 jiwa di antaranya mengungsi di 21 titik pengungsian.
Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dody Supriyadi, menyebut banjir dipicu oleh hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Bekasi dalam beberapa hari terakhir.
“Kondisi tersebut menyebabkan luapan sungai dan genangan di kawasan permukiman. Tinggi muka air bervariasi, mulai dari 10 sentimeter hingga mencapai satu meter di sejumlah wilayah,” ujar Dody.
Di Kecamatan Babelan, banjir merendam Desa Bunibakti, Muara Bakti, Hurip Jaya, Kedung Pengawas, hingga Kelurahan Kebalen, dengan ketinggian air 10 hingga 100 sentimeter.
Sementara di Kecamatan Tarumajaya, banjir melanda Desa Segarajaya, Samudra Jaya, dan Pusaka Rakyat dengan ketinggian air mencapai 70 sentimeter.
Kecamatan Tambun Utara juga terdampak di Desa Sriamur, Srijaya, Satriajaya, dan Karangsatria dengan tinggi air hingga 120 sentimeter.
Banjir turut menggenangi wilayah Kecamatan Sukakarya, Sukawangi, Pebayuran, Karangbahagia, Kedungwaringin, hingga Cikarang Timur. Di sejumlah desa, ketinggian air tercatat berkisar antara 20 hingga 100 sentimeter.
Editor : Abdullah M Surjaya
Artikel Terkait
