Sepanjang rute, bus melayani sejumlah titik strategis, antara lain Cawang Sentral, Grand Wisata Bekasi, Living Plaza Jababeka, Hollywood Junction, dan Arcade Boulevard, sebelum kembali ke titik awal.
Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, mengapresiasi kolaborasi lintas instansi yang memungkinkan layanan Transjabodetabek menjangkau kawasan Cikarang.
“Ini adalah bukti bahwa kolaborasi yang kuat dapat melahirkan sistem transportasi yang terintegrasi dan menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat kawasan industri. Koridor ini bukan sekadar rute baru, tetapi bagian dari sistem transportasi terintegrasi yang akan memperkuat daya saing kawasan industri dan meningkatkan efisiensi mobilitas pekerja,” ujar Asep.
Selain Transjabodetabek, kawasan Kota Jababeka juga didukung berbagai moda transportasi lain, seperti DAMRI Bandara Soekarno–Hatta, Primajasa Bandung, AO Shuttle, serta Swatantra S01 yang terintegrasi dengan Stasiun KRL.
Kawasan ini juga diperkuat dengan empat akses pintu tol serta rencana pengembangan infrastruktur strategis, seperti MRT Fase III Cikarang–Balaraja dan LRT Jakarta–Cikarang yang direncanakan berhenti di pusat kota. Kehadiran stasiun pengisian kendaraan listrik (EV Charging Station) turut menegaskan komitmen Jababeka dalam membangun ekosistem mobilitas modern dan berkelanjutan.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
