BEKASI, iNewsBekasi.id- Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu (18/2/2026). Penetapan tersebut didasarkan pada metode hisab hakiki wujudul hilal yang selama ini menjadi pedoman resmi Muhammadiyah dalam menentukan awal bulan Hijriah.
Seiring keputusan tersebut, warga Muhammadiyah di berbagai daerah, termasuk Kota Bekasi, menggelar salat Tarawih perdana pada Selasa (17/2/2026) malam mulai pukul 19.30 WIB. Sedikitnya 22 masjid di wilayah ini dijadwalkan melaksanakan Tarawih pertama sebagai bagian dari rangkaian ibadah Ramadan.
Sekretaris Panitia Syiar Ramadan dan Idain Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bekasi, Andre Wijayanto, memastikan kesiapan seluruh jaringan masjid Muhammadiyah dalam menyambut bulan suci.
“Penetapan 1 Ramadhan oleh Muhammadiyah menjadi pedoman bagi warga persyarikatan untuk memulai ibadah puasa dan Tarawih. Di Kota Bekasi, kami sudah berkoordinasi dengan seluruh PCM dan PRM agar pelaksanaan Qiyamu Ramadan berjalan tertib, khusyuk, dan penuh semangat dakwah,” ujar Andre.
Menurutnya, Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai penentuan waktu ibadah, tetapi juga kesiapan spiritual dan organisatoris umat.
“Kami ingin Ramadan ini menjadi momentum penguatan iman, kepedulian sosial, serta penggerak dakwah pencerahan di tengah masyarakat. Masjid harus hidup, jemaah harus tumbuh, dan syiar Islam harus terasa manfaatnya,” katanya.
Dengan kesiapan tersebut, masyarakat diharapkan dapat mengikuti rangkaian ibadah Ramadan secara tertib dan khusyuk, sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan umat di lingkungan masing-masing.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
