Lurah Cikoko, Fadhilah Nursehati, menyatakan program CEP akan dikembangkan lebih luas. "Program ini akan dikembangkan ke RW-RW lain selain Kelurahan Cikoko," pungkasnya.
Ia menambahkan bahwa kerja sama antara Universitas LIA dan Kampung Inggris Cikoko berjalan baik. "Saya berharap program ini berlanjut tidak hanya kelompok bahasa Inggris saja, tetapi ke bahasa Jepang dan pelatihan korespondensi untuk karyawan kelurahan," ujarnya.
Salah satu orang tua siswa mengaku merasakan manfaat langsung dari program tersebut. “Kegiatan belajar ini bermanfaat sekali untuk meningkatkan keterampilan Bahasa Inggris anak saya. Semenjak mengikuti program ini, anak saya jadi percaya diri berbicara Bahasa Inggris dan alhamdulillah nilainya juga baik,” ujarnya.
Selama program berlangsung, mahasiswa juga menghadapi dinamika pembelajaran di lapangan, termasuk penyesuaian metode sesuai karakter dan kemampuan siswa. Tantangan tersebut dinilai menjadi sarana penguatan kemampuan problem solving, tanggung jawab, serta profesionalisme calon pendidik.
Melalui program Community English Program, Universitas LIA berharap kontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan masyarakat dapat terus diperluas ke berbagai wilayah.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
