Prosesi pelepasan peserta mudik dilakukan langsung oleh Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni. Ia berdiri di depan barisan bus bersama jajaran pejabat utama kepolisian sebelum mengibarkan tanda keberangkatan.
Bagi sebagian besar peserta, perjalanan ini bukan sekadar pulang kampung. Ada kerinduan yang sudah lama tertahan setelah setahun merantau di Kabupaten Bekasi.
Beberapa pemudik bahkan terlihat tak mampu menyembunyikan kegembiraannya. Program ini membantu mereka pulang tanpa harus memikirkan biaya transportasi yang biasanya melonjak menjelang Hari Raya Idul Fitri.
“Kegiatan mudik gratis ini merupakan wujud kepedulian Polri kepada masyarakat. Kami berharap program ini dapat membantu masyarakat pulang kampung dengan aman dan nyaman,” kata Sumarni.
Selain membantu masyarakat, program mudik gratis tersebut juga diharapkan dapat mengurangi kepadatan kendaraan selama arus mudik Lebaran, khususnya di jalur utama menuju wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Sebelum keberangkatan, para pemudik juga diingatkan untuk menjaga keselamatan selama perjalanan serta mengikuti arahan kru bus dan petugas yang mendampingi.
Kapolres Metro Bekasi juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu menghubungi layanan darurat Polri di nomor 110 jika membutuhkan bantuan selama perjalanan mudik. Layanan tersebut beroperasi selama 24 jam.
Tak lama kemudian, mesin bus mulai dinyalakan. Perlahan tiga bus besar itu bergerak meninggalkan area parkir di bawah terik matahari pagi. Dari balik jendela, beberapa pemudik melambaikan tangan kepada petugas dan keluarga yang mengantar, menandai dimulainya perjalanan pulang yang penuh harapan.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
