JAKARTA, iNewsBekasi.id - Kronologi dugaan pelecehan seksual pada remaja perempuan berusia 16 tahun oleh pelatih sepatu roda atau inline skate akhirnya dibongkar Polda Metro Jaya.
Kasus pelecehan yang terjadi di di wilayah Tangerang Selatan ini awalnya diketahui dari kecurigaan keluarga korban yang menemukan komunikasi mencurigakan antara korban dan sang pelatih.
Dirres PPA dan PPO Polda Metro Jaya Kombes Pol Rita Wulandari mengatakan perkara tersebut bermula dari relasi antara pelatih dan anak didiknya dalam sebuah klub olahraga.
Penyidik menduga tersangka memanfaatkan relasi kepercayaan sebagai pelatih terhadap korban yang masih di bawah umur.
“Dari hasil penyidikan sementara, tersangka diduga memanfaatkan relasi kepercayaan sebagai pelatih terhadap korban. Peristiwa ini terjadi dalam rentang waktu tertentu di wilayah Tangerang Selatan dan Jakarta Selatan,” kata Rita.
Lebih lanjut, dia mengatakan kasus tersebut terungkap setelah keluarga korban mengetahui adanya komunikasi antara korban dan tersangka. Setelah mendapat pendampingan, korban kemudian menjalani pemeriksaan secara bertahap hingga menyampaikan peristiwa yang dialaminya.
“Penyidik telah memeriksa korban, keluarga, saksi terkait, ahli psikologi, ahli digital forensik, serta tenaga medis untuk memperkuat pembuktian perkara,” tutur Rita.
Sementara, Kasubdit 3 Ditres PPA dan PPO Polda Metro Jaya Kompol Donny Kristian Bara’langi menyebut telah mengamankan sejumlah barang bukti elektronik dan dokumen pendukung.
“Pendampingan terhadap korban terus dilakukan. Kami ingin memastikan korban mendapatkan ruang aman selama proses hukum berjalan,” ucap Donny.
Editor : Tedy Ahmad
Artikel Terkait
