Perpustakaan King Abdulaziz mengungkapkan bahwa selain manuskrip tersebut, pihaknya juga menyimpan berbagai koleksi langka lainnya, termasuk tafsir dan karya linguistik Alquran yang telah berusia ratusan tahun.
Di antara koleksi tersebut terdapat karya-karya ulama besar seperti Abu Ishaq Al Zajjaj dan Ibn Qutaybah Al Dinawari, serta potongan Tafsir Al Tabari yang disalin pada abad keenam hijriah.
Secara keseluruhan, arsip perpustakaan ini menyimpan lebih dari 185 manuskrip langka terkait tafsir Alquran, serta ratusan naskah lainnya yang membahas tata bahasa dan studi Alquran.
Perpustakaan King Abdulaziz menyatakan bahwa pameran manuskrip ini bertujuan untuk memperkenalkan koleksi langka sekaligus membuka akses bagi masyarakat dan peneliti untuk mempelajari serta berinteraksi dengan warisan budaya Islam dalam berbagai bentuk.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
