Sosok Nurlaela, Guru Muda Lulusan S2 UNJ yang Jadi Korban Tewas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Abdullah M Surjaya
Suasana pemakaman Nurlaela guru yang menjadi korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur. (Foto: Abdullah M Surjaya/iNews Bekasi).

BEKASI, iNewsBekasi.id – Duka mendalam menyelimuti keluarga Nurlaela (37), korban meninggal dunia dalam kecelakaan kereta api antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.

Rumah duka di Kampung Ceger, Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, dipenuhi pelayat sejak Selasa (28/4/2026) pagi. Tangis keluarga pecah setiap kali mengenang sosok Nurlaela, guru muda yang dikenal pendiam dan pekerja keras.

“Alhamdulillah tubuhnya utuh, hanya kakinya patah. Kami menduga ada luka dalam,” kata Mulyadi, paman korban dengan suara bergetar.

Nurlaela diketahui merupakan lulusan magister dari Universitas Negeri Jakarta. Ia baru menyelesaikan studi S2 sekitar tiga bulan lalu sambil tetap menjalani aktivitas mengajar di Pulogebang, Jakarta Timur.

Perjalanan pulang korban pada malam kejadian berubah menjadi tragedi. Seperti biasanya, Nurlaela menggunakan KRL untuk kembali ke rumah. Namun, ia tidak kunjung tiba hingga membuat keluarga mulai khawatir.

Komunikasi terputus ketika ponsel korban tidak aktif. Hingga akhirnya, ponsel tersebut dijawab oleh orang lain yang mengabarkan bahwa perangkat itu ditemukan tanpa diketahui keberadaan pemiliknya.

Sekitar pukul 01.00 WIB, keluarga menerima kabar duka. Nama Nurlaela tercantum dalam daftar korban kecelakaan. Jenazahnya kemudian tiba di rumah duka sekitar pukul 03.00 WIB.

Editor : Wahab Firmansyah

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network