Karya Indonesia Bersinar di Italia, Hikayat Perahu Tembus La Biennale Venezia 2026

Wahab Firmansyah
Penampilan Restu Imansari Kusumaningrum saat berkolaborasi dengan sutradara panggung, penulis drama, dan seniman visual Robert Wilson. Foto/Istimewa

Berbasis di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Red Studio dikenal aktif mengembangkan karya musik dan budaya dengan pendekatan produksi modern tanpa meninggalkan karakter autentik tradisional.

Tak hanya untuk kebutuhan pertunjukan langsung di Venezia, seluruh materi audio juga dipersiapkan untuk distribusi digital global melalui MusicYes Digital Distribution. Sejak 2016, MusicYes konsisten mendukung distribusi world music dan musik etnik Indonesia ke berbagai platform internasional.

Keterlibatan RM Entertainment, Red Studio, dan MusicYes dalam proyek ini sekaligus mempertegas posisi Riccardo Mazzoni sebagai figur kreatif internasional yang aktif menjembatani teknologi produksi modern dengan pelestarian budaya Nusantara.

Bagi Riccardo, proyek ini bukan sekadar produksi audio biasa. “Indonesia memiliki kekayaan artistik yang luar biasa, dan saya percaya karya-karya seperti ini layak mendapatkan tempat di panggung dunia,” katanya.

Kolaborasi antara Bumi Purnati, Restu Imansari Kusumaningrum, dan Riccardo Mazzoni diharapkan menjadi awal lahirnya lebih banyak karya budaya Indonesia yang tampil elegan, autentik, dan kompetitif di panggung internasional paling prestisius.

Editor : Wahab Firmansyah

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network