JAKARTA, iNewsBekasi.id- Aksi balap liar kembali menjadi sorotan setelah video yang memperlihatkan aktivitas tersebut viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di kawasan Simpang Manhattan/Ringroad Medan pada Minggu (14/6/2026), yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik rawan balap liar dan kerap meresahkan masyarakat.
Dalam rekaman yang beredar, sejumlah remaja yang diduga terlibat balap liar terlihat melakukan aksi provokatif saat petugas kepolisian datang untuk membubarkan kegiatan tersebut. Mereka bahkan menggeber-geber kendaraan di depan mobil patroli polisi seolah menantang aparat yang sedang bertugas.
Menanggapi kejadian itu, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Polrestabes Medan untuk segera mengidentifikasi dan menindak para pelaku secara tegas. Menurutnya, penegakan hukum perlu dilakukan agar memberikan efek jera dan mencegah aksi serupa terulang.
“Saya minta Polrestabes Medan segera identifikasi dan tindak para pelaku. Berikan sanksi tilang, periksa kelengkapan surat-surat kendaraannya, dan cek juga status pajaknya. Saya yakin model-model seperti ini banyak yang tidak lengkap administrasinya atau bahkan pajaknya mati. Kalau ditemukan pelanggaran, ya tindak sesuai aturan, termasuk penyitaan kendaraan bila diperlukan. Harus ada efek jera agar mereka tidak mengulangi perbuatannya,” ujar Sahroni dalam keterangannya pada Rabu (17/6/2026).
Sahroni menilai balap liar tidak memberikan manfaat apa pun selain mengganggu ketertiban umum dan membahayakan keselamatan pengguna jalan. Ia juga menyoroti sikap para pelaku yang justru melakukan tindakan provokatif ketika dibubarkan oleh petugas kepolisian.
Menurutnya, perilaku tersebut tidak boleh dibiarkan karena berpotensi menjadi contoh buruk bagi masyarakat, khususnya kalangan remaja.
“Balap liar ini sudah jelas meresahkan masyarakat. Berisik, mengganggu ketertiban, dan berisiko memicu kecelakaan. Yang lebih parah, saat dibubarkan polisi mereka malah menggeber-geber kendaraan seolah menantang aparat penegak hukum. Kalau sikap seperti ini dibiarkan, nanti akan ditiru oleh yang lain. Jadi memang harus ditindak dan diberi sanksi tegas,” ucap Sahroni.
Sahroni berharap aparat kepolisian dapat meningkatkan pengawasan di titik-titik yang selama ini sering digunakan sebagai arena balap liar. Selain penindakan hukum, langkah pencegahan dan patroli rutin juga dinilai penting untuk menjaga keamanan serta kenyamanan masyarakat pengguna jalan.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
