Gunung Merapi Muntahkan Awan Panas, Warga Diminta Jauhi Alur Sungai

Yuwantoro Winduajie
Gunung Merapi. (Foto: BPPTKG)

Petugas juga mengamati tiga kali guguran lava yang mengarah ke barat daya melalui Kali Krasak dan Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum mencapai 1.500 meter.

BPPTKG menjelaskan, hasil pemantauan menunjukkan suplai magma menuju permukaan masih terus berlangsung. Kondisi tersebut berpotensi memicu guguran lava maupun awan panas di dalam kawasan yang telah ditetapkan sebagai daerah potensi bahaya.

Potensi ancaman saat ini meliputi guguran lava dan awan panas di sektor selatan hingga barat daya, yakni:

Sungai Boyong dengan potensi jangkauan maksimal 5 kilometer. Yakni, Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng dengan potensi jangkauan maksimal 7 kilometer.

Sementara di sektor tenggara, potensi bahaya mencakup; Sungai Woro hingga maksimal 3 kilometer. Sungai Gendol hingga maksimal 5 kilometer.

Selain itu, apabila terjadi erupsi eksplosif, material vulkanik berpotensi terlontar hingga radius 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi.

BPPTKG kembali mengingatkan masyarakat agar tidak memasuki kawasan rawan bencana dan selalu mengikuti perkembangan informasi resmi terkait aktivitas Gunung Merapi.

Editor : Wahab Firmansyah

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network