BEKASI, iNewsBekasi.id– Polisi menangkap pria berinisial HSLT, yang diduga menjadi pelaku utama dalam kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap seorang perempuan berinisial TS (25) di wilayah Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.
Penangkapan tersebut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto.
"Benar, pelaku utama berinisial HSLT telah ditangkap dan saat ini masih menjalani pemeriksaan secara intensif oleh penyidik," kata Budi Hermanto dalam keterangannya, Senin (20/7/2026).
Meski demikian, Budi belum membeberkan secara rinci kronologi maupun hasil pemeriksaan terhadap tersangka. Ia menyebutkan, informasi lanjutan mengenai penanganan kasus akan disampaikan oleh Polres Metro Bekasi.
"Perkembangan lebih lanjut mengenai perkara tersebut akan disampaikan oleh Polres Metro Bekasi," ujarnya.
Sebelum menangkap HSLT, Polres Metro Bekasi telah lebih dahulu mengamankan seorang pria yang diduga turut membantu aksi penganiayaan terhadap korban.
Kasus ini menjadi perhatian publik setelah video yang memperlihatkan kondisi korban dengan wajah terluka dan tubuh penuh lebam viral di media sosial. Dalam video tersebut, korban diduga menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh kekasihnya.
Sebelumnya diberitakan, dugaan penganiayaan terhadap TS terjadi di wilayah Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Kasus ini terungkap setelah keluarga korban mendatangi lokasi tempat korban berada pada Rabu (8/7/2026).
Saat ditemukan, korban mengalami luka lebam di sejumlah bagian tubuh yang diduga akibat tindak kekerasan.
Namun, ketika pihak keluarga tiba di lokasi, orang yang diduga sebagai pelaku telah lebih dulu meninggalkan tempat kejadian.
Melihat kondisi korban yang memprihatinkan, keluarga kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Metro Bekasi untuk diproses sesuai ketentuan hukum.
Selain dugaan penganiayaan, penyidik juga mendalami informasi bahwa korban diduga sempat mengalami penyekapan selama kejadian berlangsung.
Polisi turut mengungkapkan bahwa korban dan salah satu terduga pelaku diketahui memiliki hubungan asmara.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
