Xavi mengaku tertarik dengan budaya sepak bola Belanda yang identik dengan permainan menyerang dan mengutamakan penguasaan bola.
“Belanda memiliki budaya sepak bola yang kaya dan visi yang jelas yang juga sangat menarik bagi saya: sepak bola menyerang, berdasarkan penguasaan bola, dengan kreativitas, semangat, dan keyakinan,” katanya.
“Tentu saja tujuan paling penting dan selalu menjadi tujuan utama adalah menang, tetapi saya lebih memilih melakukannya dengan cara yang mencerminkan karakteristik tersebut dan membuat orang menikmatinya,” ungkapnya.
“Potensinya ada, begitu juga fondasi yang kuat untuk dibangun,” tambah Xavi.
Direktur sepak bola KNVB, Nigel de Jong, menjelaskan alasan federasi memilih Xavi sebagai pelatih baru Timnas Belanda. Menurut dia, pengalaman dan filosofi permainan Xavi dinilai sesuai dengan identitas sepak bola yang ingin diterapkan De Oranje.
“Sebagai pelatih, dia dibentuk oleh pengalaman bertahun-tahun bekerja dengan pelatih-pelatih top yang memiliki visi sepak bola yang sangat sesuai dengan cara kami ingin bermain bersama tim nasional Belanda: mengambil inisiatif, sepak bola dominan dan menarik, dikombinasikan dengan fleksibilitas yang dibutuhkan sepak bola elite modern,” ujar Nigel de Jong.
“Xavi percaya pada prinsip-prinsip dasar tersebut, menerima visi itu, dan menjadikannya miliknya sendiri. Semua itu, ditambah kepribadiannya serta caranya membangun hubungan dengan pemain dan mengeluarkan kemampuan terbaik dari sebuah tim, membuat dia menjadi pilihan tepat untuk tahun-tahun mendatang,” tuturnya.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
