Jababeka Percepat Transisi Energi, Solar Panel Jadi Andalan Kawasan Industri

Wahab Firmansyah
Jababeka mempercepat transisi energi dengan mendorong pemanfaatan PLTS Atap bagi tenant. Foto/Istimewa

Jababeka Targetkan Net Zero Industrial Cluster Community 2050

Dalam sesi tersebut, Jababeka turut menegaskan komitmennya terhadap Net Zero Industrial Cluster Community pada 2050. Target tersebut 10 tahun lebih cepat dibandingkan target net zero pemerintah pada 2060.

Komitmen tersebut menjadi salah satu landasan Jababeka untuk terus mendorong adopsi energi bersih dan berbagai solusi rendah karbon di lingkungan kawasan industri.

Langkah tersebut dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan industri terhadap sumber energi yang lebih berkelanjutan serta tekanan untuk menurunkan emisi karbon dalam rantai pasok global.

Perspektif tersebut turut diperkuat oleh Hendro Gunawan, Policy Analyst in Renewable Energy Kementerian ESDM, yang membahas pentingnya dukungan kebijakan dan regulasi untuk memperluas pemanfaatan PLTS Atap.

Menurutnya, pengembangan energi surya juga perlu berjalan dengan tetap memperhatikan keandalan sistem ketenagalistrikan nasional.

Sementara itu, Philip Effendy, VP of Operations PT Xurya Daya Indonesia, menyoroti sejumlah aspek yang perlu diperhatikan agar pengembangan PLTS Atap dapat diterapkan secara lebih luas.

Aspek tersebut mencakup faktor teknis, integrasi dengan kegiatan operasional industri, model bisnis, hingga skema pembiayaan.

Dari sisi pelaku industri, Dina Ferydsa Verdiana, Climate Risk Specialist Asia Pulp & Paper Group, menilai energi terbarukan semakin relevan sebagai bagian dari strategi iklim dan dekarbonisasi perusahaan.

Pemanfaatan energi terbarukan juga semakin penting untuk merespons tuntutan investor, pelanggan, serta rantai pasok global yang semakin memperhatikan aspek keberlanjutan.

Melalui partisipasinya dalam IndoSolar 2026, Jababeka menegaskan pentingnya kolaborasi antara pengelola kawasan industri, tenant, pemerintah, dan penyedia solusi energi terbarukan.

Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci untuk mempercepat transisi energi di kawasan industri, termasuk melalui peningkatan pemanfaatan PLTS Atap.

Bagi Jababeka, peningkatan akses terhadap energi terbarukan bukan hanya bagian dari upaya mencapai target net zero. Langkah tersebut juga menjadi strategi untuk membangun kawasan industri yang lebih hijau, kompetitif, dan siap menghadapi kebutuhan industri di masa depan.

Editor : Wahab Firmansyah

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network