BEKASI, iNewsBekasi.id- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi jabatan terhadap tiga Kapolres di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Salah satu jabatan yang mengalami pergantian adalah Kapolres Metro Bekasi, yang kini dijabat Kombes Pol Andi Oddang Riuh Hutomo menggantikan Kombes Pol Sumarni.
Kombes Pol Sumarni selanjutnya dimutasi sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri. Sementara itu, penunjukan Kombes Pol Andi Oddang menjadi Kapolres Metro Bekasi menjadi babak baru dalam perjalanan karier perwira lulusan Akademi Kepolisian tersebut.
Sebelum dipercaya memimpin wilayah hukum Kabupaten Bekasi, Andi Oddang memiliki rekam jejak panjang di bidang reserse kriminal, penyidikan tindak pidana umum hingga pemberantasan peredaran narkotika, termasuk pernah terlibat dalam penanganan kasus narkoba yang menyeret nama Irjen Teddy Minahasa.
Profil dan Rekam Jejak Kombes Pol Andi Oddang
Kombes Pol Andi Oddang Riuh Hutomo merupakan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2003. Angkatan tersebut dikenal dengan nama Batalyon Tatag Trawang Tungga.
Berdasarkan catatan perjalanan karier di lingkungan Mabes Polri, Andi Oddang juga mendapatkan promosi kenaikan pangkat dari AKBP menjadi Komisaris Besar Polisi atau Kombes Pol sebelum dipercaya menjabat Kapolres Metro Bekasi.
Sepanjang kariernya, sebagian besar penugasannya berada di bidang reserse. Ia memiliki pengalaman menangani berbagai perkara pidana umum maupun kejahatan narkotika di wilayah Polda Metro Jaya hingga Bareskrim Polri.
Salah satu jabatan strategis yang pernah diembannya ialah Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi. Ia dipercaya memimpin fungsi penyelidikan dan penyidikan perkara pidana umum di wilayah Kabupaten Bekasi pada periode 2020 hingga 2021.
Jabatan tersebut kemudian diserahterimakan pada Agustus 2021. Tak lama setelah itu, Andi Oddang mendapatkan penugasan baru di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.
Karier di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya
Pengalaman Andi Oddang dalam pemberantasan narkotika semakin menonjol ketika dipercaya menduduki sejumlah posisi penting di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.
Pada Agustus 2021, ia menjabat sebagai Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. Kariernya kemudian berlanjut sebagai Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya sejak 2022 hingga September 2023.
Selama bertugas di Direktorat Reserse Narkoba, ia terlibat dalam penanganan sejumlah perkara narkotika yang mendapat perhatian masyarakat. Salah satunya merupakan pengembangan penyidikan jaringan narkotika yang menyeret nama terpidana kasus narkoba Teddy Minahasa.
Dalam pengembangan perkara tersebut, Andi Oddang disebut turut memimpin proses penyidikan serta rekonstruksi transaksi narkotika yang berkaitan dengan jaringan Alex Bonpis dan seorang perantara bernama Janto. Kasus tersebut menjadi bagian dari pengungkapan jaringan peredaran narkotika yang sempat menjadi sorotan nasional.
Tangani Kasus Narkoba Teddy Minahasa
Rekam jejak Kombes Pol Andi Oddang di bidang narkotika juga tercatat saat Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menangani perkara penyalahgunaan narkotika yang melibatkan anggota kepolisian, yakni Irjen Teddy Minahasa.
Andi Oddang berada dalam jajaran penyidik yang menangani perkara tersebut. Penanganan kasus itu menjadi salah satu bukti bahwa proses penegakan hukum terhadap tindak pidana narkotika dilakukan tanpa memandang status, termasuk apabila dugaan pelanggaran melibatkan aparat penegak hukum.
Pengalaman tersebut semakin memperkuat kiprahnya sebagai perwira reserse yang banyak menangani perkara narkotika dengan jaringan luas dan tingkat penyidikan yang kompleks.
Bertugas di Bareskrim dan Ungkap Narkoba Lintas Negara
Setelah menyelesaikan tugas di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Andi Oddang kemudian ditarik ke Mabes Polri. Sejak September 2023 hingga sebelum ditunjuk sebagai Kapolres Metro Bekasi, ia menjalankan tugas sebagai Perwira Menengah (Pamen) Bareskrim Polri.
Penugasan di Bareskrim memperluas pengalamannya dalam menangani perkara dengan jaringan yang lebih besar, termasuk kasus narkotika berskala nasional maupun lintas negara.
Salah satu perkara yang mencuat ialah pengungkapan dugaan penyelundupan narkotika melalui Bandara Soekarno-Hatta pada Mei 2025. Dalam perkara tersebut, tim yang dipimpinnya bersama unsur terkait berhasil mengamankan seorang warga negara Malaysia berinisial JGW.
Tersangka diduga membawa sejumlah jenis narkotika berupa kokain, ketamin dan sabu dari Bangkok menuju Jakarta. Pengungkapan tersebut menunjukkan pengalaman Andi Oddang dalam menangani perkara narkotika yang memiliki dimensi internasional.
Kembali ke Bekasi sebagai Kapolres Metro Bekasi
Setelah sekitar tiga tahun menjalankan tugas sebagai Pamen Bareskrim Polri, Kombes Pol Andi Oddang kembali bertugas di Bekasi. Namun kali ini, ia bukan lagi menjabat sebagai Kasat Reskrim, melainkan dipercaya menjadi pimpinan tertinggi di Polres Metro Bekasi sebagai Kapolres Metro Bekasi.
Penunjukan tersebut sekaligus dibarengi dengan promosi kenaikan pangkat menjadi Komisaris Besar Polisi. Dengan pengalaman panjang di bidang reserse kriminal umum, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya hingga Bareskrim Polri, Andi Oddang membawa bekal pengalaman yang cukup kuat untuk memimpin wilayah Kabupaten Bekasi.
Sebagai Kapolres Metro Bekasi yang baru, ia akan menghadapi berbagai tantangan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, memberantas kejahatan konvensional, mengantisipasi peredaran narkotika, serta memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi, TNI, masyarakat dan seluruh unsur penegak hukum lainnya demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Bekasi.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
