JAKARTA, iNewsBekasi.id – Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk jenjang SMA/MA/SMK dan sederajat akan ditutup pada 27 September 2026. Meski TKA tidak bersifat wajib, antusiasme siswa untuk mengikuti tes tersebut cukup tinggi.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencatat sebanyak 3.559.610 siswa telah mendaftar TKA 2026 hingga 28 Agustus 2026.
Pelaksanaan TKA 2026 dijadwalkan berlangsung dalam dua gelombang. Gelombang pertama dilaksanakan pada 26–29 Oktober 2026, sedangkan gelombang kedua pada 2–5 November 2026.
Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM), Toni Toharudin, mengatakan setiap siswa yang mengikuti TKA 2026 wajib menjalani seluruh rangkaian ujian sesuai gelombang yang dipilih.
“Pada TKA 2026, setiap siswa wajib mengikuti ujian penuh selama empat hari berturut-turut sesuai gelombangnya,” ujar Toni Toharudin dalam webinar Sapa Pendidikan yang membahas TKA jenjang SMA/MA/SMK dan sederajat 2026, melalui siaran pers, Selasa (1/9/2026).
Pendaftaran TKA 2026 Ditutup 27 September
Webinar Sapa Pendidikan tersebut digelar untuk memberikan pemahaman yang lebih lengkap kepada satuan pendidikan mengenai tahapan pendaftaran, penyiapan data peserta, hingga berbagai dukungan yang perlu dipersiapkan sekolah.
Salah satu pembahasan utama adalah mekanisme pendaftaran TKA 2026. Satuan pendidikan diminta memastikan seluruh tahapan pendaftaran dilakukan sesuai alur yang telah ditentukan.
Tahapan tersebut dimulai dari operator sekolah melakukan impor biodata siswa ke laman TKA, mencetak surat pernyataan dari laman TKA, menginput keikutsertaan siswa dan pilihan mata pelajaran.
Selanjutnya, sekolah perlu melakukan proses Daftar Nominasi Sementara (DNS), finalisasi, penerbitan nomor peserta hingga Daftar Nominasi Tetap (DNT).
Kemendikdasmen mengimbau satuan pendidikan tidak menunda proses pendaftaran. Sekolah juga diminta memastikan seluruh data peserta telah diperbarui dan sesuai sebelum batas akhir pendaftaran.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
