3. Menumbuhkan Keyakinan kepada Pertolongan Allah
Saat menghadapi ujian, seseorang terkadang merasa seolah-olah tidak memiliki jalan keluar. Di sinilah makna la haula wa la quwwata illa billah menjadi penting untuk direnungkan.
Seorang Muslim meyakini bahwa Allah Mahakuasa atas segala sesuatu. Keyakinan tersebut dapat menjadi dorongan untuk tetap berusaha dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi persoalan.
4. Menjadi Pengingat agar Hati Tetap Tenang
Memperbanyak zikir dan doa merupakan salah satu cara seorang Muslim mendekatkan diri kepada Allah. Ketika hati disibukkan dengan mengingat-Nya, seseorang diharapkan tidak larut dalam kecemasan dan keputusasaan.
Doa tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa manusia tidak menghadapi kehidupan seorang diri.
Ada Allah yang menjadi tempat bergantung dan memohon pertolongan. Karena itu, ketika menghadapi kesulitan, seorang Muslim hendaknya memadukan ikhtiar, doa, tawakal, dan kesabaran.
Doa bukan pengganti usaha, melainkan bentuk penghambaan dan pengakuan bahwa segala daya dan kekuatan pada akhirnya berasal dari Allah. Wallahu a'lam.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
