Gunung Anak Krakatau 3 Kali Erupsi Pagi Tadi, Status Siaga dan Radius 5 Km Ditutup

Binti Mufarida
Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda. Foto CCTV diambil pada 19 Oktober 2026 (Dok. PVMBG)

JAKARTA, iNewsBekasi.id– Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Lampung, mengalami tiga kali erupsi pada Selasa (20/10/2026) pagi. Erupsi terjadi dalam rentang waktu 30 menit, yakni pukul 06.27 WIB, 06.40 WIB, dan 06.57 WIB.

Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), tinggi kolom abu dari ketiga erupsi tersebut tidak teramati. Sementara itu, kamera pengawas atau CCTV di lapangan untuk sementara tidak berfungsi karena tertutup abu vulkanik.

"CCTV tertutup abu vulkanik. Erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat," tulis PVMBG dalam keterangannya.

Pada erupsi pertama pukul 06.27 WIB, aktivitas vulkanik terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 67 milimeter. Durasi erupsi sementara tercatat sekitar 3 menit 53 detik.

Erupsi kedua terjadi pada pukul 06.40 WIB dengan amplitudo maksimum 49 milimeter dan durasi sekitar 45 detik. Selanjutnya, erupsi ketiga tercatat pada pukul 06.57 WIB dengan amplitudo maksimum 52 milimeter dan durasi sekitar 32 detik.

Saat ini, Gunung Anak Krakatau berada pada Status Level III atau Siaga. PVMBG mengimbau masyarakat, pengunjung, wisatawan, dan pendaki untuk tidak memasuki ataupun melakukan aktivitas dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi.

Selain itu, masyarakat dan pengunjung dilarang memasuki wilayah dalam radius 1 kilometer dari pulau baru yang berada di sektor barat laut dan tenggara Gunung Anak Krakatau.

Editor : Wahab Firmansyah

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network