Apakah Yajuj Majuj Bangsa China? Begini Penjelasannya

Rizky Darmawan
.
Kamis, 23 Juni 2022 | 09:30 WIB
Apakah Yajuj Majuj Bangsa China? Begini Penjelasannya. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Peristiwa yang sering dikisahkan dalam agama Islam adalah datangnya Yajuj Majuj. Semakin dekatnya hari kiamat akan banyak tanda tanda yang muncul, termasuk dengan kemunculan Yajuj dan Majuj. 

Seperti dilansir dari Britannica, Kamis (23/6/2022) bahwa Yajuj Majuj dijelaskan akan muncul dari Gerbang Alexander, yang konon dibangun oleh Aleksander Agung untuk memenjarakan orang-orang yang tidak beradab dan biadab ini hingga akhir zaman .

Konsep yang hampir sama juga dijelaskan dalam QS. Al-Kahfi ayat 83, suku Yajuj Majuj dikurung oleh Nabi Dzulkarnain. Allah juga memberikan banyak mukjizat untuk Nabi Dzulkarnain di antaranya menahan Suku Ya'juj dan Ma'juj di saat mereka ini ingin membuat kerusakan di muka bumi. 

Yajuj Majuj ini dikisahkan akan muncul ketika akhir zaman dan semakin dekatnya hari kiamat.Tak hanya kisah namun ciri ciri dan darimana munculnya mereka juga sempat digambarkan. Meskipun begitu keberadaan mereka ini masih sebuah misteri. 

Karena itu banyak yang membuat spekulasi dari mana dan seperti apa penampakan Yajuj Majuj ini. Ada yang menyebut mereka adalah bangsa Tartar, China, hingga Mongol. Kemunculannya yang menjadi misteri ini membuat banyak teori, dan yang paling terkenal adalah Yajuj dan Majuj yang termasuk bangsa China. 

Menurut penjelasan dari Ustadz Khalid Basalamah dari channel youtube mengenai kajian kiamat pasti terjadi, ciri ciri Yajuj Majuj ini sempat dijelaskan oleh Rasulullah SAW, adalah sebagai berikut:

  • Merupakan keturunan nabi Adam AS yang memiliki 
  • Sobekan matanya kecil sehingga terlihat sipit, namun memiliki ukuran bola mata yang besar. 
  • Memiliki rambut yang keriting 
  • Memiliki warna kulit kekuning-kuningan 
  • Memiliki postur tubuh umumnya manusia, tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu pendek. 
  • Sikap mereka terbilang beringas 
  • Mereka akan mati apabila telah melahirkan seribu anak. 
Halaman : 1 2
Bagikan Artikel Ini