Kenapa Philadelphia Disebut sebagai Kota Zombie? Ini Alasannya

Tika Vidya Utami/Eka Dian Syahputra
.
Rabu, 25 Januari 2023 | 10:52 WIB
Kenapa Philadelphia Disebut sebagai Kota Zombie. Foto: YouTube kimgary

WASHINGTON, iNewsBekasi.id - Kenapa Philadelphia disebut sebagai kota zombie? Berikut alasannya yang bisa Anda simak dalam artikel ini.

Philadelphia adalah kota terbesar di Pennsylvania, Amerika Serikat. Menariknya, kota ini bahkan sempat jadi ibu kota Amerika Serikat sebelum dipindahkan ke Washington DC.

Alasan Philadelphia disebut kota zombie, yakni kawasan di daerah ini yakni Kensington Avenue memiliki suasana yang mengerikan. Ini karena sejumlah warganya bertingkah aneh layaknya zombie.

Selain itu, terdapat alasan lain kenapa Philadelphia disebut sebagai kota Zombie. Berikut informasinya, sebagaimana telah iNewsBekasi.id himpun dari SINDOnews.

Philadelphia Kota Zombie

1. Banyak Tumpukan Sampah Jarum Suntik

Tumpukan sampah jarum suntik banyak berserakan di jalanan, sudut kota sampai taman. Dilansir dari akun TikTok @belbistore, tampak Kota Philadelphia yang tak terurus.

Pagar dan tembok bangunan penuh coretan. Tak hanya itu, banyak pula sampah lainnya dan kotoran yang berserakan terutama di kawasan Kensington.

2. Banyak Pengedar dan Pecandu Narkotika

Salah satu alasan kenapa Philadelphia disebut sebagai kota Zombie ialah perilaku aneh warga disebabkan banyaknya pengedar serta pecandu narkotika di kawasan Kensington. Sehingga, Kensington Avenue termasuk wilayah darurat narkoba.

Di bawah pengaruh narkotika, orang-orang terlihat duduk lemas, terkulai dengan jarum yang menempel di tangan, bahkan berjalan dengan sangat gontai Suasana tersebut membuat Kensington terlihat seperti adegan film horor yang menghadirkan makluk zombie.

Philadelphia termasuk kota yang paling terpukul oleh masalah opioid. Pada 2019, kota ini mencatat 1.150 kematian akibat overdosis obat.

Angka itu naik menjadi 1.214 pada 2020 dan diperkirakan mencapai 1.250 pada 2021. Selain itu, Philadelphia juga mempunyai tingkat kriminalitas yang tinggi.

Dalam jajak pendapat tahun 2022 oleh The Pew Charitable Trusts, sebanyak 70% penduduk menyebutkan kombinasi kejahatan, narkoba, dan keselamatan publik merupakan masalah terbesar yang dihadapi kota.

Follow Berita iNews Bekasi di Google News

Halaman : 1 2
Bagikan Artikel Ini