Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Berencana Gratiskan Kuliah, Ekonom Ungkap Skema Dana Tembus Rp1 Triliun
Advertisement . Scroll to see content

Wacana Kirim Anak Nakal ke Barak TNI Jadi Kebijakan Nasional, Tamparan Keras Buat Kemendikdasmen

Jum'at, 09 Mei 2025 | 19:28 WIB
  • author Binti Mufarida
Wacana Kirim Anak Nakal ke Barak TNI Jadi Kebijakan Nasional, Tamparan Keras Buat Kemendikdasmen
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi  mengirim pelajar atau siswa-siswa bandel ke barak militer. Foto/Instagram Dedi Mulyadi

Ubaid Matraji menegaskan, jika program barak militer benar-benar menjadi kebijakan nasional, ini adalah pengakuan telak bahwa Kemendikdasmen telah menyerah dan gagal total dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang ideal bagi tumbuh kembang generasi penerus. Baginya, langkah ini adalah bukti keputusasaan pemerintah dalam menciptakan ruang belajar yang kondusif.

"Memaksakan model barak militer yang sarat dengan disiplin kaku dan potensi kekerasan justru akan membunuh potensi anak, mematikan nalar kritis, dan menciptakan generasi yang patuh buta tanpa memiliki kemerdekaan berpikir," kata Ubaid.

Karena itu, JPPI dengan tegas menyatakan bahwa usulan ini adalah kemunduran peradaban dan bentuk keputusasaan yang memalukan dari pemerintah. 

"Kami menuntut pembatalan total wacana penerapan program barak militer sebagai kebijakan pendidikan nasional," kata Ubaid. 

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut