Diperiksa KPK, Bupati Bekasi Ade Kunang Sebut Namanya Dijual-jual Pihak Tertentu
BEKASI, iNewsBekasi.id– Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang mengaku belum sepenuhnya memahami persoalan pemerintahan daerah, khususnya yang berkaitan dengan proses penganggaran dan pembangunan di Kabupaten Bekasi. Ia berdalih baru menjabat selama sembilan bulan sebelum akhirnya terseret kasus hukum.
Pernyataan tersebut disampaikan Ade usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (29/1/2026).
"Saya ini baru menjabat sembilan bulan, jadi sembilan bulan ini saya juga belum hafal benar terkait masalah, bagaimana terkait masalah pemerintah ini, proses anggarannya, proses pembangunannya," kata Ade dari dalam mobil tahanan KPK.
Dalam kesempatan itu, Ade juga menyebut bahwa namanya diduga dimanfaatkan oleh sejumlah pihak untuk memperoleh keuntungan pribadi. Namun, ia menegaskan tidak memiliki rencana atau kebijakan yang mengarah pada praktik tersebut.
"Ya mungkin kalau dimanfaatkan ada ya yang jual-jual nama saya, tapi terkait masalah pemerintah ini kan, saya masuk ke 2025 ini, mau ke 2026, jadi kita juga belum ada rencana rencana hal-hal yang seperti itu," ucapnya.
Editor : Wahab Firmansyah