Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kejagung Geledah Pemkot Bekasi, 6 Lokasi Disasar Terkait KSO Pertamina EP
Advertisement . Scroll to see content

Ade Kuswara Ngaku Belum Paham soal Anggaran saat jadi Bupati Bekasi: Ada yang Jual Nama Saya

Jum'at, 30 Januari 2026 | 12:23 WIB
  • author Nur Khabibi
Ade Kuswara Ngaku Belum Paham soal Anggaran saat jadi Bupati Bekasi: Ada yang Jual Nama Saya
Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara mengaku belum belum paham soal anggaran. Foto: Nur Khabibi

JAKARTA, iNewsBekasi.id - Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang mengaku belum sepenuhnya memahami tata kelola pemerintahan, khususnya yang berkaitan dengan mekanisme anggaran dan pembangunan selama masa jabatannya. Pengakuan tersebut disampaikan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (29 Januari 2026).

Ade Kuswara Kunang mengaku belum memahami betul masalah pemerintahan, khususnya terkait proses anggaran hingga pembangunan. Dia mengaku baru menjabat sembilan bulan. 

"Saya ini baru menjabat sembilan bulan, jadi sembilan bulan ini saya juga belum hafal benar terkait masalah, bagaimana terkait masalah pemerintah ini, proses anggarannya, proses pembangunannya," kata Ade dari dalam mobil tahanan KPK. 

Dalam kesempatan tersebut, dia mengklaim namanya dimanfaatkan sejumlah pihak yang ingin meraup keuntungan. 

"Ya mungkin kalau dimanfaatkan ada ya yang jual-jual nama saya, tapi terkait masalah pemerintah ini kan, saya masuk ke 2025 ini, mau ke 2026, jadi kita juga belum ada rencana rencana hal-hal yang seperti itu," ucapnya. 

Sebelumnya, KPK menetapkan Bupati Kabupaten Bekasi, Ade Kuswara Kunang sebagai tersangka suap izin proyek.

Ade ditetapkan tersangka bersama sang ayah, HM Kunang dan Sarjan selaku pihak swasta pemberi suap.

Editor: Tedy Ahmad

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut