get app
inews
Aa Text
Read Next : Pilkades Serentak 2026 di Bekasi Bakal Digital, 154 Desa Bersiap

Banjir Parah di PNR Bekasi Picu Amarah Warga, Pengembang Berdalih Izin Lengkap

Sabtu, 31 Januari 2026 | 09:54 WIB
header img
Ratusan warga PNR mendatangi kantor pemasaran pengembang PT Nirwana Kharisma pada Jumat 30 Januari 2026. (Foto/iNews Bekasi).

KARANGBAHAGIA, iNewsBekasi.id - Kesabaran warga Perumahan Puri Nirwana Residence (PNR) di Desa Sukaraya, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, akhirnya runtuh. Banjir yang merendam kawasan tersebut hampir dua pekan sepinggang orang dewasa.

Ratusan warga mendatangi kantor pemasaran pengembang, PT Nirwana Kharisma pada Jumat 30 Januari 2026. Warga menuntut pertanggungjawaban pengembang atas banjir berkepanjangan yang melumpuhkan aktivitas harian, akses pendidikan, dan penghasilan keluarga.

Mereka menilai genangan bukan semata akibat curah hujan tinggi, melainkan dipicu sistem drainase internal perumahan yang buruk dan tak berfungsi. Air sempat mencapai setinggi orang dewasa bertahan berhari-hari tanpa penanganan berarti. Permukiman berubah menjadi kubangan.

“Dua minggu kami kebanjiran, tidak ada solusi, tidak ada bantuan. Anak-anak tidak sekolah, orang tua tetap harus kerja menerobos banjir,” kata Hani Rahayu (42), salah satu warga terdampak kepada wartawan, Sabtu (31/1/2026).

Meski genangan mulai surut, air setinggi lutut masih bertahan di sejumlah titik. Wilayah terparah berada di Blok N dan Blok P, termasuk Blok N RT 7 kawasan terendah yang paling lama tergenang banjir selama ini.

Warga mendesak pengembang segera mengeringkan seluruh genangan dan membenahi total sistem drainase. “Hari ini air harus kering. Urusan jangka panjang silakan dibahas, tapi sekarang drainase harus berfungsi,” ujar Hani.

Aksi sempat memanas lantaran pihak pengembang tak segera menemui warga. Ketegangan mereda setelah perwakilan perusahaan hadir dan membuka mediasi. Warga mengancam akan melakukan aksi serupa dan melaporkan kepada pemerintah jika tidak ada solusi.

Sementara itu, Legal PT Nirwana Kharisma Dewi Rosmauli menyatakan perusahaan fokus pada penanganan darurat sesuai tuntutan warga.

Pengembang mengklaim telah menyiapkan pemanggilan petugas pemadam kebakaran, mendirikan posko dapur umum dan medis, serta menyiagakan perahu karet dan kendaraan operasional.

“Permintaan warga adalah penanganan segera, dan itu yang kami lakukan,” kata Dewi.

Ia mengakui banjir ini merupakan kejadian kedua di Puri Nirwana Residence sepanjang tahun ini. Namun Dewi menegaskan banjir juga melanda wilayah lain di Kabupaten Bekasi. “Bukan hanya di perumahan kami,” ujarnya.

Dewi menambahkan seluruh perizinan perumahan, termasuk dokumen lingkungan, telah dipenuhi. “Perizinan lengkap, sejak 2007 dan masih aktif,” katanya.

Meski berjanji menindaklanjuti hasil mediasi, Dewi menegaskan perusahaan tidak mengakui adanya kesalahan. Keputusan terkait solusi jangka panjang, kata dia, masih menunggu arahan direksi. “Kami tidak bisa mengambil keputusan sepihak,” ucapnya.

Terkait kemungkinan pemanggilan DPRD Kabupaten Bekasi, Dewi menyatakan pihaknya siap memberikan klarifikasi.

Editor : Abdullah M Surjaya

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut