Maestro Fotografi Indonesia, Hengki Koentjoro, Pukau Publik Global di Xposure 2026
SHARJAH, iNewsBekasi.id - Hengki Koentjoro kembali mengharumkan nama bangsa di panggung seni visual internasional. Melalui perhelatan Xposure International Photography Festival 2026 di Sharjah, Uni Emirat Arab, maestro fotografi ini menjadi satu-satunya perwakilan Indonesia yang berhasil memukau publik global.
Kehadirannya mendapat apresiasi mendalam dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Dubai sebagai pencapaian luar biasa dalam memperkuat diplomasi budaya melalui kekuatan visual.
Konjen RI Denny Lesmana menilai bahwa partisipasi dalam edisi kesepuluh festival ini merupakan pengakuan nyata atas kualitas fotografer tanah air yang mampu bersaing di level tertinggi.
Karya-karya yang ditampilkan tidak hanya mengejar sisi eksotis, tetapi membawa kedalaman filosofis yang kuat. Dalam pameran ini, Hengki menyuguhkan seri bertajuk Liquid Planet yang mengandalkan teknik eksposur panjang dan estetika hitam putih yang sangat tenang.
Pendekatan seni yang dikenal sebagai Slow Photography ini mengajak para pengunjung untuk sejenak berhenti dari hiruk pikuk dunia demi menyelami keheningan tekstur laut dan alam Indonesia.
Melalui tekstur monokromatik tersebut, terpancar nilai-nilai spiritualitas dan keseimbangan yang menjadi ciri khas narasi visual Nusantara. Hal ini sekaligus menjadi pengingat bagi penikmat seni tentang pentingnya menjaga kelestarian alam.
Festival yang berlangsung di Aljada, Sharjah, dari akhir Januari hingga awal Februari 2026 ini merupakan salah satu platform fotografi terbesar di dunia.
Dengan melibatkan ratusan kreator dari puluhan negara, ajang ini menjadi titik temu bagi para jurnalis foto dan seniman visual internasional untuk berbagi cerita. Bagi Indonesia, momentum ini menjadi sarana diplomasi yang efektif untuk memperkenalkan kekayaan bangsa tanpa batasan bahasa.
KJRI Dubai menaruh harapan besar agar jejak Hengki Koentjoro dapat diikuti oleh lebih banyak talenta nasional di masa mendatang. Kehadiran beragam perspektif, mulai dari dokumenter hingga konservasi alam, diharapkan dapat memperkokoh posisi Indonesia dalam industri kreatif global.
Melalui lensa para fotografernya, dunia diharapkan dapat melihat bahwa Indonesia bukan hanya tentang keindahan lanskap, tetapi juga tentang tanggung jawab bersama dalam menjaga sumber daya alam dan keberlanjutan hidup.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta