Gubernur DKI Pramono Anung Ungkap Penyebab Longsor Gunungan Sampah di TPST Bantargebang
BEKASI, iNewsBekasi.id – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan penyebab longsor gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, yang terjadi pada Minggu (8/3/2026). Menurutnya, longsor tersebut dipicu oleh hujan ekstrem yang mengguyur kawasan tersebut.
Curah hujan tinggi menyebabkan tumpukan sampah di zona tertentu mengalami pergeseran hingga akhirnya longsor dan menutup akses operasional di area TPST.
Pramono menjelaskan, peristiwa longsor terjadi di Zona 4A TPST Bantargebang sekitar pukul 14.30 WIB.
“Peristiwa longsor tersebut di zona 4A pada pukul 14.30 diduga dipicu oleh hujan ekstrem pada hari Minggu yang menyebabkan jalan operasional dan Sungai Ciketing sepanjang 40 meter tertutup sampah,” ucap Pramono di Balai Kota Jakarta, Senin (9/3/2026).
Akibat longsor tersebut, akses jalan operasional yang biasa digunakan oleh truk pengangkut sampah menjadi tertutup. Selain itu, material longsoran juga menyumbat aliran Sungai Ciketing sepanjang sekitar 40 meter.
Kondisi ini membuat aktivitas pengangkutan dan pengelolaan sampah dari Jakarta ke TPST Bantargebang sempat terganggu.
Menanggapi kejadian ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta langsung mengaktifkan operasi tanggap darurat sejak Minggu malam untuk mempercepat proses penanganan.
Editor : Wahab Firmansyah